Keimanan Abu Thalib
Abu Thalib, paman Nabi dan sesepuh kaum Quraish yang disengani, pernah mempergoki anaknya Ali bin Abi Thalib sedang sholat berjamaah bersama sama Rasulallah saw secara bersembunyi. Ini merupakan hal yang ganjil baginya melihat anaknya yang masih kecil telah masuk islam. Imam Ali ra telah memeluk ajaran baru, berpaling dari ajaran yang telah dibawa kakek kakeknya dan menolak penyembahan berhala.
Selesai sholat, Imam Ali melihat ayahnya berdiri meyaksikan apa yang telah dilakukanya. Lalu ia mendekati ayahnya. Dengan penuh keberanian dan kejujuran ia berkata “Wahai ayahku, aku telah beriman kepada Allah dan Rasulnya dan percaya dengan apa yang telah dibawanya”. Mendengar ulasan anaknya, Ayahnya senyum dan mengangukan kepala seraya berkata “Sesungguhnya Muhammad itu tidak mengajak kecuali kepada kebaikan. Ikutilah dia”
Wallahua’lam
Hasan Husen Assagf
Sumber: Kitab Khulafa Arrasul







