Kado Dari Kota Nabi

Oleh: Hasan Husen Assagaf

Surat Dan Stempel Nabi

Posted by HASAN HUSEN ASSAGAF pada Juni 3, 2008

Oleh: Hasan Husen Assagaf

 

Al-Qura’n turun melalui Jibril as kepada Nabi saw bukan dengan tulisan tapi dengan lisan. Bahkan ayat pertama yang turun kepada beliau bukan “Uktub” atau “Tulislah” tapi ayat pertama turun berbunyi “Iqra’” artinya “Bacalah”. Dari salah satu mu’jizat Nabi saw yang terbesar adalah bahwa beliau itu buta huruf, tidak bisa membaca dan menulis. Tapi kok wahyu yang turun kepada beliau dari Allah baik melalui Jibril atau langsung bisa diterimanya? Karena ingatan dan hapalan Nabi saw super hebat, luar biasa tidak bisa disamakan dengan ingatan dan hapalan orang orang biasa. Maka semua wahyu yang dibacakan Jibril as yang turun dari Allah kepada beliau bisa langsung melekat di ingitan Nabi saw tidak bisa terlepas lagi.

 

Jelasnya, kalau ada orang mengatakan bahwa Nabi saw itu pintar menulis berarti dia bodoh tidak mengetahui sejarah Nabi saw atau berarti dia telah melecehkan Islam. Orang pintar pada masa Nabi saw bukan orang yang pandai menulis tapi yang hebat pada zaman itu adalah orang yang hapalanya kuat. Kalau begitu menulis bukalah budaya orang Arab. Orang Arab di masa itu merasa malu jika diketahui ia pandai menulis. Karena mereka mengandalkan diri mereka kepada hapalan. Orang yang pandai menulis berarti hapalannya tidak kuat.

 

Tapi Islam adalah agama terbuka dan bisa menerima budaya. Contohnya setalah wafatnya Nabi saw, para sahabat mulai mengumpulkan Al-Qur’an dari penghapal penghapal agar mu’jizat Nabi itu tidak putus dan habis sepeninggalan mereka atau sehabis para penghapal itu wafat. Maka terbentuklah “lajnah” untuk mengumpulkan Al-Qur’an dan ini tentu memerlukan waktu dan tenaga luar biasa. Setelah terkumpul mulailah mereka menulis demi untuk menjaga keselamatan Al-Qur’an dari tangan tangan kotor dan memeliharanya agar tetap bersih, murni dan terjaga Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” al-Hijr 9.

 

Begitu pula hadist hadist Nabi saw yang diriwayatkan atau disampaikan dengan lisan memiliki kedudukan yang lebih kuat daripada riwayat yang disampaikan dengan tulisan. Walaupun demikian, Islam adalah agama terbuka dan menerima budaya yang datang dari luar, atau menerima cara orang lain selama budaya dan cara mereka itu baik tidak keluar dari rel rel syariat Allah. Contohnya adalah pengumpulan Al-Quran dan hadist-hadist Nabi saw, pembuatan surat surat Nabi saw yang dikirim kepada raja raja dan penguasa penguasa dunia setelah Islam mulai kuat di Madinah dan mulai berkembang luas ke seluruh penjuru.

 

Banyak budaya dan cara orang lain masuk ke dunia Islam dan diterima semasih budaya dan cara itu bisa diterima kebenaranya. Contohnya setelah Rasulallah saw membuat surat surat kepada raja raja dan penguasa penguasa dunia mengajak mereka masuk ke agama Islam, salah seorang sahabat mengatakan bahwa orang-orang kafir tersebut tidak mau menerima surat surat tanpa distempel lebih dahulu, maka Nabi saw memerintahkan para sahabat untuk membuatkan baginya stempel. Kemudian dibuatlah stempel berupa cincin yang berukiran kalimat “Muhammad Rasulullah“.  Stempel ini dikenakan Nabi saw di tangan kanan beliau sampai beliau wafat. (Lihat foto stempel Nabi).

 

Stempel Nabi saw

 

Semua surat surat Nabi saw yang dikirim kepada raja dan penguasa dunia disambut dengan baik dan sangat dihargai sekali oleh mereka kecuali surat beliau yang dikirim kepada Kisra atau Khosrau II (Penguasa Persia). setibanya surat beliau dan sehabis dibaca surat beliau dirobek robek oleh Khosrau. Rasulallah berdoa: “Ya Allah robek robeklah kerajaannya”.

 

Kalau kita membaca isi surat surat Nabi saw yang dikirim untuk penguasa penguasa dunia kita bisa lihat dengan jelas bahwa Rasulallah saw adalah seseorang yang ahli berdeplomasi dan sangat pintar bersiasat. Kita bisa lihat bahwa beliau sangat menghargai dan memuliakan kedudukan mereka sebagai penguasa dunia.

 

Di bawah ini terlampir 4 surat Nabi saw:

 

1- Surat Nabi saw untuk Raja Negus (Penguasa Ethiopia)

 

Surat Nabi Untuk Najasyi

Isi surat:

Dari Muhammad utusan Islam untuk An-Najasyi, penguasa Abyssinia (Ethiopia). Salam bagimu, sesungguhnya aku bersyukur kepada Allah yang tidak ada Tuhan kecuali Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, dan aku bersaksi bahwa Isa putra Maryam adalah ruh dari Allah yang diciptakan dengan kalimat Nya yang disampaikan Nya kepada Maryam yang terpilih, baik dan terpelihara. Maka ia hamil kemudian diciptakan Isa dengan tiupan ruh dari-Nya sebagaimana diciptakan Adam dari tanah dengan tangan Nya. Sesungguhnya aku mengajakmu ke jalan Allah. Dan aku telah sampaikan dan menasihatimu maka terimalah nasihatku. Dan salam bagi yang mengikuti petunjuk.

 

2- Surat Nabi saw untuk Raja Heraclius (Kaisar Romawi)

 

Isi surat:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad utusan Allah untuk Heraclius Kaisar Romawi yang agung. Salam bagi siapa yang mengikuti petunjuk. Salain dari pada itu, sesungguhnya aku mengajak kamu untuk memeluk Islam. Masuklah kamu ke agama Islam maka kamu akan selamat dan peluklah agama Islam maka Allah memberikan pahalah bagimu dua kali dan jika kamu berpaling maka kamu akan menanggung dosa orang orang Romawi.  “Katakanlah: Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. Al-Imron 64

 

3- Surat Nabi saw untuk Raja Khosrau II (Penguasa Persia)

 

Isi surat:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad utusan Allah untuk Khosrau, penguasa Persia yang agung. Salam bagi orang yang mengikuti petunjuk, beriman kepada Allah dan RasulNya, dan bagi orang yang bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah, Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan bagi yang bersaksi bawha Muhammad itu hamba Nya dan utusan Nya. Aku mengajakmu kepada panggilan Allah sesungguhnya aku adalah utusan Allah bagi seluruh manusia supaya aku memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir. Peluklah agama Islam maka kamu akan selamat. Jika kamu menolak maka kamu akan menanggung dosa orang orang Majusi.

 

 

4- Surat Nabi saw untuk Al-Muqawqis (Penguasa Mesir)

 

Surat Nabi Untuk Muqauqis

Isi surat:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad bin Abdullah utusan Allah, untuk al-Muqawqis penguasa Mesir yang agung. Salam bagi siapa yang mengikuti petunjuk. Selain dari pada itu, aku mengajakmu kepada panggilan Allah. Peluklah agama Islam maka kamu akan selamat dan Allah akan memberikan bagimu pahala dua kali. Jika kamu berpaling maka kamu akan menanggung dosa penduduk Mesir.“.

 

Setelah al-Muqawqis membaca surat Nabi saw, ia membalas surat beliau dan memberikam kepada beliau dua hadiah. Hadiah pertama berupa dua budak belian bernama Maria binti Syamu’n al-Qibthiyyah yang dimerdekakan Nabi saw dan menjadi istri beliau, darinya Rasulallah saw mendapatkan seorang anak yang diberi nama Ibrahim (wafat semasih kecil), nama ini diambil dari nama kakek beliau Nabi Ibrahim as. Dan budak kedua adiknya sendiri Sirin binti Syamu’n Al-Qibthiyyah yang dikawini Hassan bin stabit ra, sastrawan unggul pada zaman Nabi saw. Hadiah kedua berupa kuda untuk tunggangan beliau.

 

(Artikel ini telah dimuat di Republika: http://www.republika.co.id/kolom_detail.asp?id=335688&kat_id=16 )

 

Walau’alam

About these ads

44 Tanggapan to “Surat Dan Stempel Nabi”

  1. susiyanto said

    Sebuah bukti untuk menjawab tuduhan beberapa orientalis yang menyatakan bahwa Muhammad saw adalah tokoh imaginasi. Sekaligus prasasti dimasa depan bahwa Nabi Muhammad benar-benar ada

  2. Masran said

    Terima kasih anda telah membangkitkan semangat dakwah di kalangan generasi muda Islam yang konsern pada kewajibannya untuk berdakwah. Di sisi lain, jika dokumen itu benar, dapat dipahami, bahwa Alquran yang ditulis pada masa Nabi, bentuk tulisannya tidak berbeda dengan bentuk tulisan tersebut. Karena itu sangatlah menggembirakan bagi penulisan sejarah Alquran, jika anda juga dapat menghadirkan bentuk-bentuk tulisan Alquran pada masa Nabi.

  3. herr said

    assalamu’alaykum,,

    benda bersejarah tersebut sekarang disimpan di mana ya?

    makasih.

    Benda benda bersejarah tsb berada di museum Topkopi di Istambul- Turkia

    Terima kasih

  4. ken said

    salut !!!
    saya pengen baca lebih banyak lagi tentang sejarah nabi, karena yang ada sekarang ini terkesan seperti dongeng sebelum bobo, so dengan memunculkan data-data, situs-situs otentik yang belum banyak diketahui masa, akan membuka semangat dan wawasan kita tenang islam dan kebesaan Allah SWT.

  5. Iman said

    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Apakah dizaman Nabi Muhammad S.A.W sudah ada alat tulis? mohon penjelasannya.Terima Kasih.
    =============

    Terima kasih atas pertanyaanya.

    Maaf terlambat sedikit, ada sedikit kesibukan kerjaan.

    Apakah pada zaman Nabi sudah ada alat tulis? Ini pertanyaan anda.. Alat tulis sudah ada sebelum Islam. Pada masa islam tentu mereka tidak mengandalakan kepada tulisan tapi yang diandalkan adalah hapalan, sesuai dengan yang saya tulis dalam artikel saya surat dan stempel Nabi. Bahkan pada masa ketika Nabi Muhammad SAW masih hidup, terdapat beberapa orang yang ditunjuk untuk menuliskan Al Qur’an yakni Zaid bin Tsabit, Ali bin Abi Talib, Muawiyah bin Abu Sufyan dan Ubay bin Kaab. Sahabat yang lain juga kerap menuliskan wahyu tersebut walau tidak diperintahkan. Media penulisan yang digunakan saat itu berupa pelepah kurma, lempengan batu, daun lontar, kulit atau daun kayu, pelana, potongan tulang belulang binatang. Di samping itu banyak juga sahabat-sahabat langsung menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an setelah wahyu diturunkan.

    Pada masa kekhalifahan Abu Bakar, terjadi beberapa pertempuran (dalam perang yang dikenal dengan nama perang Ridda) yang mengakibatkan tewasnya beberapa penghafal Al-Qur’an dalam jumlah yang signifikan. Umar bin Khattab yang saat itu merasa sangat khawatir akan keadaan tersebut lantas meminta kepada Abu Bakar untuk mengumpulkan seluruh tulisan Al-Qur’an yang saat itu tersebar di antara para sahabat. Abu Bakar lantas memerintahkan Zaid bin Tsabit sebagai koordinator pelaksaan tugas tersebut. Setelah pekerjaan tersebut selesai dan Al-Qur’an tersusun secara rapi dalam satu mushaf, hasilnya diserahkan kepada Abu Bakar. Abu Bakar menyimpan mushaf tersebut hingga wafatnya kemudian mushaf tersebut berpindah kepada Umar sebagai khalifah penerusnya, selanjutnya mushaf dipegang oleh anaknya yakni Hafsah yang juga istri Nabi Muhammad SAW.

    Untuk membaca lebih lanjutnya anda bisa buka blog saya minggu depan ada artikel berjudul Alquran Dari Zaman ke Zaman, berikut ilustrasi foto foto Al-Quran dalam bentuk tulisan dari mulai dari tahun 300 an H sampai 1350 an H…

    Terima kasih atas perhatian anda dan pertanyaanya.

    Salam dari “Kado dari Kota Nabi”
    Hasan Husen Asssagaf

  6. terima kasih atas ditampilkan foto ataw surat surat pada jaman nabi ini akan menimbulkan semangat siar dakwah islam
    dan membangkitkan semangat jihad dijalan Allah,

  7. aa jusmar said

    assalaamualaikum wrwb.

    ilmu yg anda berikan ini sangat membantu saya dalam mengenal nabi muhammad dan saya sangat mendukung tulisan anda dan saya berharap di kemudian hari anda dapat melengkapi dgn yg lebih detail sejarah2 nabi ini.
    semoga allah memasukan anda ke dalam rahmat nya

    jazakallah khair

    aa jusmar – padang

  8. aghitsna said

    alhamdulillah saya merasa senang dengan adanya keterangan tentang surat-surat yang menerangkan nabi Muhammad saw exis dikancah politik

  9. Dalmuji said

    subhanallah, blog ini sangat bermanfaat…
    bolehkan saya taruh di link saya..? biar yang mampir ke blog saya bisa baca artikel-artikel disini…trims sebelumnya
    wassalamu Alaikum Wr. Wb.

  10. hm.iwansanoesi.sh.mm.mba said

    Subhanallah, artikel ini sangat menarik menunjukkan bagaima na santunnya Nabi berdakwaah,mengajak kebaikan,menjadikan Islam adalah benar-benar agama “rahmatan lil alamin”.

  11. A.SOPIAN said

    ALHAMDULLLAH, JADI MENGGETARKAN HATI.

  12. Imron said

    Terima kasih kepada hasanalsaggaf.wordpress.com yang telah mendokumentasikan semua peninggalan sejarah kejayaan dan perjuangan Islam terutama situs tentang sejarah Nabi Muhamamd SAW.
    Namun sayang sekali usaha antum tida didukung oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi, sebaliknya, banyak situs-situs yang berkaitan dengan pejuangan dan sejarah Nabi dihancurkan. Antara lain tempat kelahiran Rasullullah.benteng pertahanan Islam melawan kuffar.
    Mudah-mudahan dengan website ini ummat Islam tahu dan mengenal sejarahnya. Amin. Barokallohu laka.

  13. ana diana said

    Subhanallah. Luar biasa sekali usaha anda mengumpulkan gambar dan sejarah Islam. Ini bekal saya untuk mengajari anak saya yang masih kecil tentang Islam. Terima kasih banyak, semoga Allah membalas semua jerih payah dan kebaikan anda. Amin

  14. Terima kasih atas info yang sangat berguna ini.
    saya memutuhkan struktur sisilah nabi Muhammad SWT

  15. qanitah said

    Jazakumullah khairan
    artikel ini sangat bermanfaat untuk membangkitkan kebanggaan sebagai Muslim dengan sejarah yang luar biasa gemilang, semoga suatu saat nanti ummat ini akan bangkit kembali seperti pada masa salafus saleh (3 generasi di awal islam). amin

  16. Andy Riyantoko Wibowo said

    Alhamdulillah.. saya bersyukur kehadirat Alloh SWT telah bertemu dengan wordpress anda ini, karena saya selama ini hanya nendapatkan info2 tentang perjuangan Nabi Muhammad SAW begitu minim lewat jejak Rasul di Televisi atau baca2 di toko buku yang jarang sempat karena kesibukan kerja. Salut..saya sangat mendukung usaha anda untuk perkembangan dakwah umumnya dan pengetahuan keluarga khususnya. Membuktikan bahwa Nabi Muhammad SAW betul2 ada dan begitu kukuh dan istiqomah dalam perjuangan menegakkan Tauhid, Al Qur’an dan agama Islam. Semoga Hidayah dan petunjuk Alloh SWT segera diturunkan bagi orang2 kafir, orang2 yang mengingkari beliau dan orang2 yang mengaku berpaham Islam liberal yang mau menotak-atik Al Quran, membuat keraguan umat Islam dan mengingkari kenabian Nabi SAW. Amin..

    Jazakumulloh..bapak Hasan Husen Assegaf.

  17. Naufal Alatas said

    tulisan yang sangat bagus…sangat menarik dan info yang sangat bagus terutama fotonya.

    tetapi ada hal yang menjadi pertanyaan, apakah statemen Rasulullan SAW buta huruf hanya hari penafsiran secara arti “bacalah” dan di jawab “aku tidak bisa membaca”.

    malaikat Jibril kan tidak membawa ayat dalam keadaan di tulis. membaca yang di maksud adalah membaca alam dan keimanan yang sudah ada di dalam diri Rasulullah SAW.
    terlalu sempit bila mengartikan “membaca” seperti hanya membaca tulisan di atas kertas.

    ini erat kaitannya kenapa Rasulullah SAW menyendiri di gua hira. mencari petunjuk dari zat yang maha Esa.

    Rasulullah saat itu belum pernah mendapat wahyu sebelum peristiwa turunnya ayat tersebut.

    membaca dalam arti luas. melihat semua hal dalam pengakuan keesaan ALLAH SWT.

    mohon maaf bila ada yang salah, dan mohon di maafkan.
    kebenaran hanya milik ALLAH SWT dan kesalahan murni dari keterbatasan saya sebagai manusia.

  18. Azif Rayani said

    Benar sungguh, bahwa Rasulullah saw itu tidak panadai menulis apalagi mengarang-ngarang tulisan tau cerita.

    Sungguh AlQURAN adalah dari firmanNYA. yang tak ada seorangpun untuk menyangkalnya.

    dan ALQURAN terpelihara hingga akhir zaman.
    Semoga kita kita umatnya tidak hanya membaca, tapi memahaminya sesuai maknanya.

  19. Kunkun said

    Masya Alloh Laa quwata illa billah, subhanallah tulisan yang sangat bermanfaat, tapi saya ada keraguan tentang stempel nabi, saya pernah baca sebuah siroh kalau stempel nabi yang berupa cincin telah hilang pada masa khalifah utsman, dan dari riwayat juga gambar dokumen surat2 nabi, stempel itu bulat dan tulisannya bersusun tiga, muhammad, rosul dan Alloh yang teratas, tapi kok gambarnya bersusun dua dan masih tersimpan di turki. bisa dijelaskan?

    • HASAN HUSEN ASSAGAF said

      Sdr Umar..

      Terima kasih .. mengenai stempel Nabi .. itu berupa cincin dan tertulis Muhammad Rasullah.. Cincin ini telah dikenakan Kalifah Ustman bin Affan dan hilang di sumur Aris.. dekat dengan Masjid Qubba di madinah.. cincin itu tidak ditemukan lagi… adapun foto yang ada di mesium Istambul itu diambil dari surat Nabi kepada penguasa2 dunia… jadi bukan aslinya… tapi kopi yang dikopi dari surat nabi yang dibumbuhi stempel Beliau… wallahua’lam .. Hasan

  20. zamzuri said

    jika sesiapa percaya isa anak tuhan itu kafir.jika isa nabi lagi rasul yg punya mukjizat itu benar.jika ada mahluk boleh sucikan mahluk lain itu bohong.jika ada mahluk lebih kuasa dari allah itu neraka tempatnya.

  21. dien said

    Subhanallah atas kandungan isi dari tulisan – tulisan anda, semoga mendatangkan manfaat bagi kita semua, amin… Semoga rahmat & ridho ALLAH tercurah untuk anda beserta keluarga, amin… teruslah menulis untuk kejayaan Islam. terima kasih.

  22. Budi Asriyansyah said

    Alhamdulillah….sekarang saya lebih mengerti tentang Nabi Besar Nabi sepanjang masa …Nabi Muhammad SAW ….

  23. [...] http://hasanalsaggaf.wordpress.com/2008/06/03/surat-dan-stempel-nabi/ [...]

  24. Tidak bermaksud melecehkan/tidak menghormati fiqih yang mengharuskan orang berwudlu guna membaca al-Qur’an, tetapi disini Nabi, SAW membuka mata kita dengan mengirim surat kepada Heraclius dengan melampirkan ayat al-Qur’an ( S.Ali Imran 64 ) kendatipun nabi tahu bahwa Heraclius masih kafir ( maka jelas tidak berwudlu ketika membaca surat Nabi )semoga risalah ini menambah wawasan kita untuk tetab berbesar hati bila menghadapi kilafyyah dalam urusan fiqih/urusan lainnya dan tetap memelihara persatuan sesama umat.

  25. [...] :  hasanalsaggaf Categories: Rasulullah SAW Tag:Muhammad SAW, peninggalan rasulullah, Rasulullah, Rasulullah [...]

  26. edy said

    Hasan Husen Assegaf, Thanks. ini adalah salah satu bukti kebesaran Illahi.

  27. [...] Sumber :  hasanalsaggaf [...]

  28. alabik said

    benar2 bermanfaat. terima kasih

  29. mohamad said

    Trima kasih, saya dapat sesuatu yang bermanfaat dari blog ini. Mohon ijin untuk mengcopy artikel2 nya saat saya membutuhkannya. semoga allah swt membalas kebaikan ini.

  30. suakcot said

    wah baru tau nie
    yasirmaster

  31. Haedir said

    menangis air mataku mengingat pengorbanan nabiku… namun semua itu tinggal kenangan belaka..

  32. surat yang mulia

  33. assalammualaikum…

    Buku ini bagus sekali..dan sangat bermanafat serta penuh dengan iformasi dan fotonya juga bagus sekali..amat sesuai untuk rujukan dan sebagai sumber ilmiah..

  34. ألسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    Al ustadz mohon izin untuk menyebarkan tulisan artikelnya.
    Syukron
    والسلام عليكم ورحمة الله

  35. Arwansyah said

    Subhanalloh, Allohu Akbar..sangat bermanfaat sekali.

  36. zah said

    subhanallah itu lah menurut saya peninggalan nabi muhammad tulisan nabi muhammad saw sendiri..tag henti” mengajak penguasa” d sgala penjuru untuk memeluk islam..
    nabi muhammad saw,,kata” bagus..

    smoga kita bisa melihat senyum nabi muhammad saw kelak..aminnn aminn ya robbal allamin..

  37. nur said

    subhanallah, bagus benget…….. masih ada yang lain nggak?

  38. SAEPUL said

    lanjutkan…….!

  39. ichwan abdurahman alkaff said

    alhamdulillah,.hasbunallah wa ni’mal wakil,..semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmatnya kepada junjungan Nabi Muhammad SAW beserta Umatnya sampai akhir zaman, amin insyaallah

  40. [...] Gambar naskah surat nabi untuk Muqawqis yang saya dapat dari internet. (sumber: hasanalsaggaf) [...]

  41. apakaha itu beneran asli? :\

  42. dudi said

    Kisah Penuh Rahmat
    Disebutkan dalam sebuah riwayat :
    Ketika hari kiamat tiba, seorang hamba di panggil ke tempat perhitungannya dan catatan amal yang penuh dengan dosa pun diberikan kepadanya. Dikarenakan kebiasaannya di dunia untuk mengucapkan basmalah, hamba itu menyebut TuhanNya dengan sifat “rahmah” saat menerima catatan amalnya. Namun, ketika hamba tersebut membuka catatan amalnya, ia tidak melihat apapun disitu, ia berkata : “tidak ada tulisan di catatan ini untuk kubaca”. Para malaikat menjawab : “seharusnya di dalamnya tertulis keburukan-keburukan yang telah kau perbuat, akan tetapi berkat ayat yang kau bacakan tadi, kesalahan yang telah tercatat dihapuskan dan Allah SWT telah mengampunimu.

  43. iruseam123 said

    subhannaalloh waal hamdullillaah wallaa illaa haa illaa lloh .Muhammaddarrosullulloh .. sangat ber manfaa ‘at atas sergala . penjabaran nya semua..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 82 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: