Kado Dari Kota Nabi

Oleh: Hasan Husen Assagaf

♣ Kisah dan Foto Madain Sholeh

 

thamud1.jpg “Madain” adalah kata majemuk dari Madinah yang artinya dalam bahasa Arab “Kota”. Adapun Soleh diambil dari nama nabi Saleh a.s. (صالح) merupakan salah seorang nabi dan rasul dalam Islam yang telah diutus kepada kaum Thamud. Dan Tsamud adalah suku bangsa Arab yang bertempat tinggal di suatu kota bernama “Al-Hijr” terletak antara Hijaz dan Syam. Mereka dari keturunan Sam bin Nuh as. Al-Hijr adalah sebuah perkampungan kaum Stamud yang dahulunya sangat subur dan makmur dengan semua kekayaan alam yang dimiliki mereka.  

thamud2.jpgDari kehebatan mereka Allah telah turunkan dalam al-Quran surat tersendiri namanya surat Al-Hijr. Rumah-rumah mereka didirikan di atas tanah yang rata dan dipahatnya dari gunung. Allah telah berfirman dalam surat Al-Hijir  “Dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman”. Mereka diberikan Allah kenikmatan yang luar biasa, hidup mereka tenteram, sejahtera, dan bahagia, mereka merasa aman dari segala gangguan alam dan mengaku bahwa kemewahan hidup mereka akan kekal bagi mereka dan anak keturunan mereka.  

thamud17.jpgKaum Tsamud tidak mengenal Tuhan. Tuhan mereka adalah berhala-berhala yang mereka sembah dan puja, kepadanya mereka berkorban, tempat mereka meminta perlindungan dari segala bala dan musibah dan mengharapkan kebaikan serta kebahagiaan.  

thamud14.jpgAllah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang tidak akan membiarkan hamba-hamba-Nya berada dalam kegelapan terus-menerus tanpa diutusnya pesuruh atau nabi untuk memberi penerangan dan memimpin kepada mereka agar keluar dari jalan yang sesat ke jalan yang benar. Demikian pula Allah tidak akan menurunkan azab dan siksaan kepada suatu umat sebelum mereka diberi peringatan kepada mereka dan diutus kepada mereka seorang nabi yang dipilih untuk menjadi utusan dan rasulNya.  

thamud11.jpgSunnatullah ini berlaku pula kepada kaum Tsamud, yang kepada mereka telah diutuskan nabi Saleh as seorang yang telah dipilihNya dari suku mereka sendiri, dari keluarga mereka sendiri, dari golongan mereka sendiri yang terpandang dan dihormati oleh kaumnya. Beliau terkenal tangkas, cerdik, pandai, rendah hati dan ramah-tamah dalam pergaulan. 

thamud6.jpgNabi Soleh as mengajak kaumnya siang dan malam kepada jalan yang benar. Beliau berseru dan menganjurkan agar mereka segera meninggalkan penyembahan berhala dan percaya serta beriman kepada Allah Yang Maha Esa seraya bertaubat dan mohon ampunan kepadaNya atas dosa dan perbuatan syirik yang selama ini telah mereka lakukan.  

thamud5.jpgAkan tetapi kaum Stamud menolak ajakan dan seruan beliau hanya sebahagian kecil dari kaum Tsamud yang kebanyakannya terdiri dari orang-orang yang berkedudukan sosial lemah menerima dakwah nabi Saleh as dan beriman kepadanya sedangkan sebahagian besar terutamanya mereka yang tergolong orang-orang kaya dan berkedudukan tetap berkeras kepala dan membangkang serta menolak ajakan nabi Saleh as bahkan mengingkari kenabiannya  

thamud4.jpgKaum stamud telah berusahan sekuat tenaga menghentikan usaha da’wah nabi Soleh as akan tetapi gagal dan tidak berhasil bahkan dilihatnya beliau semakin giat menarik mengikut pengikutnya yang telah berpihak kepadanya.  Para pemuka kaum Tsamud berusaha hendak membendung arus dakwahnya yang makin lama makin mendapat perhatian terutama dari kalangan bawahan menengah dalam masyarakat. Mereka menentang Nabi Saleh dan meminta kepada nabi Soleh bukti mukjizat kebenaran kenabiannya dalam bentuk benda atau kejadian luar biasa yang berada di luar kekuasaan manusia. 

kuburan-nabi-saleh-suria.jpgMaka, berdoalah Nabi Saleh memohon kepada Allah agar memberinya suatu mukjizat untuk membuktikan kebenaran risalahnya dan sekaligus mematahkan perlawanan dan tentangan kaumnya yang masih berkeras kepala itu. Ia memohon dari Allah dengan kekuasaan-Nya menciptakan seekor unta betina yang keluar dari sebuah batu karang besar yang terdapat di sisi sebuah bukit yang mereka tunjuk. 

tempat-peras-susu-onta-nabi-soleh-di-madain-soleh.jpgDengan menunjuk kepada binatang yang baru keluar dari perut batu besar itu berkatalah Nabi Saleh kepada mereka:

” Inilah dia unta Allah, janganlah kamu ganggu dan biarkanlah dia mencari makanannya sendiri di atas bumi Allah, dia mempunyai giliran untuk mendapatkan air minum dan kamu mempunyai giliran untuk mendapatkan minuman bagimu dan bagi ternakanmu juga dan ketahuilah bahwa Allah akan menurunkan azab-Nya apabila kamu mengganggu binatang ini.”  

madain-saleh-1.jpgUnta itu pun berjalan di ladang-ladang memakan rumput sesuka hatinya tanpa mendapat gangguan. Dan pada hari-hari giliran unta itu datang minum, tiada seekor binatang lain berani menghampirinya. Hal ini menimbulkan rasa tidak senang pada yang lain dan merasakan bahwa adanya unta nabi Saleh di tengah-tengah mereka itu merupakan gangguan bagi mereka. Maka timbulah niat busuk mereka untuk membunuh unta nabi Soleh.  

madain-saleh-saudi.jpgKaum Tsamud mulai mengatur rancangan pembunuhan unta Nabi Saleh dan melenyapkan binatang itu dari atas bumi mereka. Dan bertambah semangatnya mereka untuk membunuhnya setelah muncul seorang janda bangsawan yang akan menyerah dirinya kepada siapa yang dapat membunuh unta Saleh. Di samping janda itu ada seorang wanita lain yang mempunyai beberapa puteri cantik-cantik menawarkan akan menghadiahkan salah seorang dari puteri-puterinya kepada orang yang berhasil membunuh unta itu. Hadiah hadiah ini mengundang dua orang lekali Mushadda’ bin Muharrij dan Gudar bin Salif dengan bantuan tujuh orang lelaki lainnya membunuh unta nabi Soleh dalam perjalanannya ke tempat minum. Musadda’ memanah betis unta dan disusul oleh Gudar dengan menikamkan pedangnya di perutnya. 

madain-saleh.jpgNabi Saleh as sangat marah dan memberitahu kaumnya bahwa azab Allah yang akan menimpa di atas mereka akan didahului dengan tanda-tanda, yaitu pada hari pertama bila mereka terbangun dari tidur, wajah mereka menjadi kuning dan akan berubah menjadi merah pada hari kedua dan hitam pada hari ketiga dan pada hari keempat turunlah azab Allah yang pedih. 

madain-soleh.jpgSehari sebelum turunnya azab yang telah ditentukan, nabi Saleh as berangkat bersama para pengikutnya menuju Ramlah, sebuah tempat di Palestina, meninggalkan kota Al-Hijr. Kaum Tsamud habis binasa, ditimpa halilintar yang dahsyat beriringan dengan gempa bumi yang mengerikan. 

Dari kisah di atas kita bisa memetik pelajaran yang menonjol bahwa dosa dan perbuatan mungkar yang dilakukan oleh sekelompok kecil warga masyarakat dapat membinasakan masyarakat itu seluruhnya. Lihatlah betapa kaum Tsamud menjadi binasa, hancur, bahkan tersapu bersih di atas bumi kerana dosa dosa beberapa gelintir manusia yang telah pembunuh unta nabi Saleh as.

Wallahua’lam

18 Tanggapan to “♣ Kisah dan Foto Madain Sholeh”

  1. mashuri said

    subhanallah semoga Allah melimpahkan hidayahNya kepada penulis dan keluarganya, amin

  2. Salam buat para umat islam seluruh dunia yang hidup dizaman sekarang.dimana Muhammad Sebagai akhir utusan Allah…

  3. salam buat para islam di seluruh dunia dan buat anak P-N4KCX

  4. Ajeng Rengganis said

    Subhanallah, sungguh alloh tak memutuskan untuk hambanya berbuat kebaikan. ini hanya saran kalo bisa tolong tulisin sama arabnya biar langsung bisa baca.

  5. ilham said

    Sukron Katsiiiiran

  6. siti said

    Allohu Akbar …belajar dari sejarah..smoga kita semua bisa mengambil pelajaran dari kisah Nabi sholeh a.s dan kaumnya…

  7. sonny auto 2000 sutoyo mlg said

    Subhanallah maha suci Allah dengan segala penciptaan-Nya semoga Allah memberi rahmat bagi orang-orang yang berusaha mencari ilmu Allah. Amien

  8. nurul farhana said

    pelajari cerite nabi
    wat ak lebih bertenaga
    utk terus idup di bumi ini…

  9. arif alhaq said

    Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa, semoga kita mampu melanjutkan perjalanan n cita2 para Nabi n ROSULNYA. amiin

  10. MENDOL KHAN said

    Smoga sgala bentuk macam musibah dan bencana tidak menimpa kita smua,sbagai mana tlah menimpa kaum tsamud..

  11. mohamad sodiq said

    sube’halahloh…… sangat bagus, semoga qt bisa desana semuanya………

  12. eni listiyani said

    Naudzubillah tsummanaudzubillah min zali’
    Masya Allah, itulah azab yg ditrma olh org2 yg tdk beriman dan membangkang kpd Allah dan Nabinya,mrk mendapat azab yg pedih. didunia sj ta’ sggp menerima apalagi diakhirat kelak. Masya Allah jgnlah seX kali kita meremehkan akn perintah Allah SWT.
    Smg kita dijauhkan dr azab dunia terlebih azab akhirat dan smg mnjd org2 beriman dan bertaqwa kpd Nabi dan Rosul dan yg paling utama kpd Allah SWT, Amiin Amiin Amiin Yaa Robbal’alamiin

  13. Alia said

    Asalamualaikum, saya Mau tanya Nama ayah nabi soleh siapa ya. Terimakasih

  14. c.r said

    ana keliru dimana tempat yang sebenarnya bagi kaum tsamud yakni kaum nabi soleh a.s
    adakah ia terletak di petra,jordan atau di madinah?
    Boleh admin blog ini bagitahu kami?

  15. Smoga ummat Islam di penjuru dunia senantiasa dlm lindungan dan hidayah Allah SWT. aamiin ya Robbal ‘alamiin !

  16. safie said

    Mudah2han allah dan rasul nya melimpahkan rahmat dan ampunan kpda yg menulis kisah ini dan kluarga nya amiin

  17. […] ♣ Foto dan Kisah Madain Soleh […]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 82 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: