Hasan Husen Assagaf

♣ Usia

Posted by HASAN HUSEN ASSAGAF pada September 1, 2015

USIA

Oleh: Hasan Husen Assagaf

Apakah anda sudah mencapai usia 40 tahun ?

Kalau sudah, marilah kita bernostalgia kesuasana yang membuat kita selalu merasa muda. Karena perasaan semacam ini akan membuat sel-sel tubuh menjadi aktif dan peredaran darah berjalan baik. Dan yang paling penting dari itu semua kita harus selalu merasakan bahwa diri kita masih muda dan tidak pernah merasa tua “ You look What You Feel “ ini menurut pendapat si Bule.

Umur menurut kenyataannya di bagi dua, absolut dan reatif, atau dalam arti lainnya umur penanggalan dan umur biologis, atau dalam istilah kasarnya umur diberanakin dan umur dirasain. Dalam hal ini kita harus tahu bahwa umur absolut atau penanggalan (umur diberanakin) merupakan  patokan usia manusia. Betul faktor lingkungan, faktor berfikir, faktor budaya, faktor ekonomi, faktor diri kita dll, mempunyai sifat menentukan, tapi itu bukan merupakan patokan. Patokan manusia adalah usia, dan usia umat Muhammad saw rata rata menurut hadist Nabi saw diantara 60 sampai dengan 70 tahun. “Usia umatku antara 60 dan 70“ (al-hadist). Ini patokan usia anak-anak Adam dan Hawa. Ada yang hidup lebih dari usia 70 tahun tapi sangat rare atau langka kita dapatkan. Kalau seseorang sudah mencapai usia lebih dari 60 tahun berarti ia sudah mencapai standar usia manusia. Dan bila sudah mencapai usia lebih dari 60 tahun, ia harus mengangkat tangan setinggi tingginya dan betul betul bersyukur kepada Pencipta mahluk. Karena dalam istilah kasarnya, kalau seseorang sudah mencapai usia 60 tahun keatas badannya sudah berbau tanah.

Zuhair bin Abi Salma, penyair terkenal di zaman Jahiliah (520-609), setelah mencapai usia 80 tahun, ia merasakan ada sesuatu kelainan didalam dirinya. Fisiknya menjadi lemah, matanya rabun, rambutnya berobah warna menjadi putih, kulitnya keriput, pendengaranya tidak tajam,  Dengan penuh perasaan, ia melontarkan syairnya yang sangat indah yang berbunyi :

سئمت تكاليف الحياة ومن يعش ثمانين حولا لا ابا لك يسأم

“Liku-liku kehidupan dunia membuatku bosan,  barang siapa mencapai delapanpuluh tahun, mau tidak mau akan bosan “

Disaat kita berusia 40 tahun, kita masih tampak segar, muda, gagah dan masih kelihatan sama dengan 10 tahun yang lalu. Tidak terlihat kerut diwajah kita. Tubuh kita masih tetap langsing. Satu-satunya yang bisa menandai kalau kita sudah diatas 40 tahun adalah kacamata baca. Tapi setelah usia kita bertambah, segalanya akan lebih sulit dan cara kita mempertahankan semua itu agak lebih rumit dan komplek dibanding sebelumnya.

Contoh yang ringan saja, ketika kita masih muda kita minum apa saja, kita minum kopi, teh, sirup, es cendol, es teler dll. Dan pula kita makan apa saja, kita makan nasi rames, nasi kebuli, nasi rawon, daging kambing, daging sapi, telor setengah mateng, sop kaki kabing, sop buntut, sate dll. Semua itu kita minum dan makan enak saja tampak memikirkan penyakit yang diakibatkan dari minuman dan makanan trb. Namun, tambah tua kita bisa merasakan sesuatu, badan harus dikontrol, makan minum tidak bisa sembarangan, tidur harus teratur, kadang kadang timbul gelisa, susah tidur, badan terasa tidak enak. Semuanya muncul sehingga kita harus lebih waspada. Jadi kita harus berhati hati dan harus lebih memperhatikan diri sendiri jika sudah berusia diatas 40 agar tubuh tetap sehat.

Kalau begitu, awalnya dari awet muda adalah sehat, baru kemudian membuat kita muda terus. Maka dari itu orang Arab bilang : “kesehatan itu nomor satu (1) ,dan yang lainnya nomor nol (0)”. Kalau kita memiliki kesehatan ditambah banyak harta berarti kita sudah mencapai angka 1 dan 0 yaitu 10. Jika kita sehat, banyak harta dan ditambah pula memiliki istri yang sholeh berarti kita sudah mencapai angka 1, 0 dan 0 yaitu angka 100. dan seterusnya. Akan tetapi kalau kita memiliki semua yang berada di dunia, tanpa kesehatan berarti kita hanya mencapai angka nol besar (0). Maka dari itu Rasulallah saw. mengajarkan kita pertama-tama yang diminta di saat berdoa, jangan meminta banyak rizki, atau meminta banyak harta, jangan pula minta masuk surga akan tetapi pertama-tama mintalah kepada Allah kesehatan dan keafiatan yang sempurna. Baru setelah itu minta yang lainya.

Imam besar wadi al-Ahqof, Habib Umar bin Saggaf, mengajarkan kita doa yang pendek tapi berbobot yang ditulis dalam kitabnya “Tafrihul Qulub Wa Tafrijul Kurub“ :

Ya Allah berikanlah kepadaku kesehataan yang sempurna dalam taat pada Mu. Ya Allah berikanlah kepadaku panjang usia disertai amal baik bagi Mu. Ya Allah berikanlah kepadaku rizqi yang luas dan halal yang tidak mengazab diriku

Disamping, kalau mau awet muda, menjaga kesehataan jika usia sudah bertambah, pula yang paling penting dari yang penting harus menjaga hati kita agar selalu bersih, jauh dari menyombong diri, terpelihara dari kata-kata riya’, tidak mempunyai rasa dendam, iri hati, dan dengki. Hal ini akan memelihara detak jantung menjadi terpelihara, tekanan darah terjaga, ketegangan berkurang dan kondisi diri senantiasa diliputi kedamaian. Dan setelah itu kita akan rasakan tubuh menjadi lebih sehat, lebih segar, dan lebih fit. Tentu saja tubuh yang sehat dan segar seperti inilah akan jauh lebih banyak untuk berbuat kepada umat.

Maka dari itu, Hati merupakan satu kekuatan dan potensi yang bisa membuat kita tetap awet muda, yang bisa melengkapi otak menjadi cerdas dan badan menjadi sehat. Saya pernah membaca syair yang menggambarkan betapa hati itu bisa berpengaruh pada kehidupan seseorang, bunyinya begini :

Bila Hati kita bersih

Pikiran pun selalu jernih

Semangat hidup akan gigih

Prestasi mudah diraih

 

Tapi…bila hati busuk

Pikiran jahat merasuk

Akhlakpun kian terpuruk

Dia jadi makhluk terkutuk

 

Bila hati kian lapang

Hidup susah tetap senang

Walau kesulitan menghadang

Dihadapi dengan tenang

 

Tapi bila hati sempit

Segalanya jadi rumit

Seakan hidup terimpit

Lahir batin terasa sakit

Masya Allah,… andaikata hati selalu bersih, maka wajah pun akan memancarkan rahmah, ni’mah, serta ikhlas yang tak terkira. Bukankah Nabi kita Muhammad saw juga demikian?  Beliau tidak pernah berjumpa dengan orang lain kecuali dalam keadaan tersenyum cerah dan ramah tamah. Senyum yang penuh keikhlasan bernilai besar, karna selain menjadi shodakah, juga akan menyehatkan tubuh. Bahkan, menurut pendapat para ahli, senyum itu hanya memerlukankan 17 otot, sedangkan cemberut 32 otot .

Sebelum Allah melantik nabi kita Muhammad saw menjadi nabi dan rasul, pertama-tama yang dilakukan Nya adalah membersihkan hati beliau agar selalu jauh dari sifat menyombong diri, terpelihara dari riya’, dendam, iri hati, dan dengki kemudian mencucinya dari sifat sifat buruk yang terkutuk. Begitu pula akal dan fikiran beliau telah dibersihkah sehingga tidak bisa tersesat dan keliru. Lidah dan lisan beliau terpelihara dari kata kata yang bisa menyakiitkan. Mata dan pandangan beliau selalu dijaga dari hal hal yang kotor dan keji. Guru dan majlis beliau senantiasa terpilih, bukan sembarang guru yang diturunkan untuk mengajar beliau, akan tetapi Jibril lah yang selalu menjadi teman dan guru yang selalu mendapingi beliau. Perilaku dan budi pekerti beliau sangat luhur, agung dan terpuji “Dan sesungguhnya kamu (wahai Muhammad) benar benar berbudi perkerti yang agung”. Baru setelah itu beliau dilantik mejadi nabi dan rasul umat.

Ada satu ayat suci dan sabda Nabi  yang berkaitan dengan hati:

“Di hari harta dan anak-anak laki tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan HATI yang bersih “ ( Assyua’ra 88 dan 89 ).

“Sesungguhnya di dalam jasad terdapat segumpal darah, jika baik maka seluruh tubuh akan menjadi baik dan jika buruk maka seluruh tubuh akan mejadi buruk. Bukankan itu adalah HATI ? “. ( Hadits ).

Maka, hati sangat menentukan dan berpengaruh sekali kepada kesehatan tubuh, pikiran dan jiwa kita. Pikiran dan jiwa yang sehat akan berpengaruh positif pada kesehatan tubuh kita. Terakhir, saya yakin banget bahwa petuntunjuk diatas insya Allah akan membuat kita menjadi sehat dan afiat di dunia dan di akhirat dan selalu tetap membuat kita awat muda walaupun usia sudah lanjut.

Wallahua’lam, Hasan Husen Assagaf

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: