Hasan Husen Assagaf

♣ Inspirasi Secangkir Kopi

 

 

 

download

Ass wr wb… Ana paling hobi minum kopi.. Percaya atau tidak, kopi bisa bikin mata melek.. bisa membuka jalan untuk menemukan sebuah inspirasi.. ini ana sudah membuktiin sendiri secangkir kopi bisa menemani ana waktu pikiran buntu.. secangkir kopi seringkali menjadi penyelamat.. yang dahsyatnya lagi secangkir kopi bisa memberi inspirasi dalam menemukan sebuah ide atau tulisan yang selama ini terpendam. Jelasnya, saat kopi ana seruput, dan mengalir di tenggorokan, maka saat itu pula energi dan inspirasi ikut mengalir.

Tulisan di bawah ini, hasil dari seruputan kopi tiap pagi. Silahkan simak..

Semoga bermanfaat..

Salam pagi, Hasan Husen Assagaf

 

 


 

 

Baca Pelan2… Seruuu!.. 

Melalui HP layar 5 inchi ana bisa melihat dunia tanpa batas.

Apa yang kita masukkan dalam pikiran kita .. jiwa kita .. hati kita bisa menentukan seperti apa diri kita.

Sekarang kita tanya diri kita.. makanan yang kita telan untuk diri kita itu lebih banyak racunnya apa lebih banyak gizinya… kalau kebanyakan racunnya yah berarti diri kita masih be gini-gini aja ga ada perobahan..

Kalau manusia itu beda pendapat dan pikiran yah itu biasa aja… yang penting kalo beda kita jangan rusuh.. tapi sayang kebanyakanya kalo beda pendapat rusuh.. beda bangsa dan negara rusuh.. beda agama rusuh.. sama sama agama tapi beda pandangan dan aliran bisa rusuh.. terus maunya gimana sih.. padahal Allah menciptakan kita berbeda beda bangsa, suku, ras untuk saling mengenal.. bukan saling rusuh.

Kalau Allah berkehendak, Dia bisa saja menjadikan semua manusia sama kaya ana.. sama rupanya, sama alirannya, sama kulit dan warnanya sama dalam segala hal. Lalu kenapa kita kurang ajar menentang Allah dengan perbedaan ini..

Ana  sendiri beda pandangan sama ente, tapi ana bisa bersahabat walaupun kita tidak sepakat. Ente pernah liat orang yang suka bermusuhan hidupnya tenang?? Engga mungkin kan? Mana mungkin ada bunga bisa tumbuh di api yang menyala nyala.. ga mungkin..

Yang ana heran, apa-apa dijadikan perdebatan.. debat di setiap saat.. lagi duduk debat.. lagi ngobrol debat.. semuanya debat.. kadang kadang orang liat dirinya lebih baik karena dia lihat orang lain lebih buruk.. atau dia lihat dirinya paling pinter karena dia lihat orang lain bodoh.. atau dia liat dirinya lebih senang karena dia liat orang lain susah..

Yang aneh lagi kita harus pro dengan pendapatnya.. kalo tidak pro itu salah.. kontra juga salah.. netral juga disalahkan.. ana jadi bingung maunya apa? ikutin caranya.. ana rasa ini sifat kekanak kanakan..

Ada sebuah pepatah Encek bilang  “nyimpen dendam seperti meminum racun tapi dia harap orang lain yang mati.. bukan dia yang nyimpen”

Yang repot kalo kita ngomong disalahin.. kita diam juga disalahin.. pedahal Nabi sa bersabda: “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” (HR Bukhari)

Jadi sekarang ini memang sudah saatnya mengoreksi diri..Sudah saatnya mempertahankan kenyamanan pribadi…

Salam pagi, Hasan Husen Assagaf:

 

 


Kafan

Kafan itu ga ada sakunya.. ga bisa kita masukkan duit barang sepeserpun

sebagai bekal dalam perjalanan.. karena ketika kita mati Allah tak melihat seberapa banyak harta yang kita bawa.. Dia hanya melihat apa yang pernah kita beri…

Kafan itu ga berwarna-warni.. ga boleh disulam atau direnda. Ketika kelak tubuh kita diam terbujur kaku tanpa ada daya upaya.. Allah tak menilai seberapa indah dan mahal pakaian duniawi kita yang kita kenakan.. tetap saja kain putih yang murah dan bahkan tak berjahit.

Kafan itu tak memiliki klas, tidak butuh kedudukan ketika dikenakan.. karena ketika mati, Allah tidak menilai keren atau tidak keren seorang manusia ketika mengenakannya. Pada akhirnya, pakaian taqwa lah yang dilihat bukanlah karya designer ternama, tapi secarik kain putih polos tanpa warna… Mudah2an hati kita putih polos dari khilaf dan dosa seperti kafan putih.

Kain Kafan itu sama bagi semua manusia, sama harganya, sama warnanya, sama cara memakainya, ga bisa diselipkan apa-apa di dalamnya, menutupi sekujur tubuh dari kaki hingga kepala. Lalu .. masih adakah rasa angkuh dalam diri kita? Atau menganggap diri kita lebih mulia dari pada yang lain? Dan lebih mulia dari orang yang selama ini kita rendahkan dan kita abaikan?

Semoga Allah berkenan membersihkan hati kita dari penyakit hati dan menjadikanya bersih dari syirik, kufur, riya’, iri, ghibah, dengki, sombong kepada sesama.

كم من فتى امسى واصبح واكفانه تنسج وهو لا يدرى

Berapa banyak manusia bangun pagi dan sore..dia tidak tahu kafannya siap ready ditenun.

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Apa Itu Da’wah??

Banyak orang beranggapan bahwa da’wah itu dilakukan hanya dengan secara lisan atau pidato disampaikan kepada masyarakat awam. Sebetulnya da’wah adalah suatu ilmu yang berisi cara-cara dan tuntunan untuk menarik perhatian orang lain supaya menganuti, mengikuti, menyetujui atau melaksanakan apa yang diajarkan agama. Orang yang menyampaikan da’wah disebut “da’i” Setiap Muslim yang menjalankan fungsi da’wah Islam dinamakan “da’i”.

Da’wah dibagi dua.. ada dengan cara lisan.. dan ada lagi dengan cara tulisan. Kedua duanya ini dilakukan oleh Nabi saw. Da’wah lisan ada dua: lisan maqal (dengan perkataan/berpidato). Ada lagi lisan hal artinya masyarakat mengikutinya dengan cara melihat kepada budi pekerti, karakter, akhlaq dan perilakunya..

Ada lagi dengan cara tulisan. Nabi saw berdawah kepada para pembesar kafir dengan cara tulisan. Beliau menulis surat kepada mereka agar mememeluk agama Islam. Itu banyak contohnya seperti tulisan yang ditulis Nabi saw kepada Kaisar Heraklius, kepada Kaisar Mukaukis, kepada kaisar Persia di Iiran dan kepada raja Najasyi. Ini semua dilakukan Nabi saw dengan cara tulisan bukan dengan pidato atau ceramah.. Karna pidato bisa habis menguap jika murid2nya tidak menjaganya. Tapi tulisan tidak bisa habis ada buktinya dan akan terus terbaca.

Jadi dawah itu tidak musti dengan cara lisan tok, banyak cara. Dan da’wah yang paling bagus adalah dawah untuk anak dan keluarga kita dahulu. Itu yang dianjurkan Nabi saw. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نار

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”- At-Tahrim: 6

Ini dawah yang paling tepat. Nabi saw sebelum berda’wah kepada masyarakat beliau berda’wah kepada keluarganya dahulu.

Obat-obat di apotik sudah banyak tersebar tapi sayang orang tidak diminum obat obatnya. Mereka hanya mengambil resep doktor lalu dimasukan kedalam gelas yang berisi air dan dimimum airnya.  ngomong banyak.. praktek tidak ada.. nol besar!!

Kita hanya bisa berbuat adapun semuanya akan kita saksikan nanti di akhirat mana yg lebih baik di sisiNya.

Wallahu’alam, Hasan husen assagaf

 

 


Apa Kata Imam Syafi’e

Pada suatu hari Imam Syafi’e pergi ke pasar lampu bersama murid-muridnya. Di pasar tersebut kebetulan ada seorang yang sedang mencaci-maki seorang. Imam Syafi’i segera menoleh kepada murid-muridnyab dan berkata :

“Bersihkan telinga kalian dari mendengar ucapan-ucapan kotor, sebagaimana kalian bersihkan lisan kalian dari mengucapkannya. Sebab, pendengar merupakan rekan pembicara. Sesungguhnya orang yang suka mencaci-maki orang lain itu melihat sesuatu yang terburuk di hatinya, kemudian ia ingin mengeluarkannya dari hatinya dan memasukannya ke dalam hati kalian..”.

Ketahuilah bahwa caci maki itu merupakan pujian yang tersembunyi.

Imam Ghazali, Ihya ‘Ulumiddin

Salam.. Hasan Husen Assagaf

 

 


Imam Syafi’e dan Perempuan Tua

Lidah dan Hati

Ana pernah mendengar kisah seorang wanita tua datang nenjenguk Imam Syafie yang sedang sakit. Ia lalu mendoakanya dengan niat kesembuhan Imam, tapi salah waktu mengucapkan doanya. Ia berkata:

أَسْأَلُ اللهَ أنْ يٌشْفِيَكَ

Seharusnya bukan didhommah “yusyfiaka” tapi difattah “Yasyfiaka”.. kedua-duanya hampir sama waktu diucapkan yang pertama “yu” yang kedua “ya”.. tapi kedua-duanya mempunyai arti yang berlainan. Yang pertama artinya menghilangkan kesehatannya atau mendoakan sakit, dan yang kedua mendoakan supaya sembuh.

Mendengar doa wanita tua itu Imam Syafie tersenyum lalu berkata:

اللهم من لسانها لا من قبلها

Artinya “Ya Allah sesungguhnya ia berdoa dengan lidahnya bukan dengan hatinya”.

Yang dimaksud disini lidahnya mendoakan dengan doa salah sedang hatinya mendoakan dengan doa yang benar. Ya Allah terimalah doa yang keluar dari hatinya bukan dari lidahnya.

Jadi salah dalam lidah bisa dimaafkan, tapi salah dalam hati dan niat susah dimaafkan

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Mengenang Habib Ali Alhabsyi Kwitang

Ada tiga Majelis taklim top di Jakarta: Majelis Taklim Assafiiyah Majelis Taklim Atthahiriyah dan tentu saja Majelis Taklim Habib Ali Alhabsyi, Kwitang. Boleh dibilang semuanya menginduk dari Habib Ali.

Dari mulai jadi murid Habib ustman bin Yahya mufti Betawi, ia mulai merintis majelis taklimnya. Sebelum di Kwitang, majelisnya ada di Tanah Abang. Kemudian beliau mendirikan Masjid Al-Riyadh, di Kwitang.

Murid-murid Habib Ali, yang kemudian kesohor sebagai ulama terkemuka antara lain: KH Abdullah Syafiie dan KH Tohir Rohili. Kelak mereka merupakan motor ulama Betawi.

Kepribadian Habib Ali ini sangat menarik. mengerti polotik.. tidak pernah mengeritik.. tapi sangat cerdik dalam memainkan peran sebagai da’i yang mukhlis… da’i yang mengedepankan mauidzah hasanah penuh hikmah.. namun secara kultural beliau lebih dekat dengan NU.

Salah satu murid Habib Ali dari kalangan kader NU adalah KH Idham Chalid yang menjadi Ketua DPR-MPR RI zaman Pak Karno.

Majelis Taklim Habib Ali terbuka untuk semua klas, Majelis ini juga sering didatangi oleh semua golongan ulama dari dalam negeri atau luar tidak pilih bulu..

Sekarang, kita baru sadar betapa peran kehadiran sosok seperti Habib Ali, merupakan benteng kebudayaan warga Betawi.

Inilah semangat ukhuwah Islamiyah, yang agaknya kita harus belajar banyak dari para ulama klasik zaman dulu. Seakan seluruh riwayat hidup beliau-beliau itu hendak menyampaikan pesan penting bahwa “musuh besar kita adalah orang luar bukan sesama anak bangsa, apalagi sesama umat Islam.”

Salam pagi cerah, Hasan Husen Assagaf

 

 


Dajjal Itu Ulama Suu’

Benar apa yang disabdakan oleh Rasulullah saw: “Sungguh yang aku takutkan pada kalian malebihi dajjal adalah ulama suu’.”

Ulama suu’ adalah tim sukses Dajjal untuk mendekatkan pada muslimin, tugas mereka menghilangkan kekhawatiran umat ini pada program jahatnya, lalu mengklaim diri mereka sebagai ulama yg rahmatan lil ‘alamin. Bisa menerima perbedaan dengan bijak sesuai jumlah trasfer pada rekening mereka.

Ingatlah para kyai, ustadz, da’i dan  pemimpin umat, berapapun saweran yang kalian terima dari Dajjal kelak akan Allah tuntut dan hisab. Diwaktu itu kalian akan terhina serta malu dihadapan Allah dan Rasulullah saw karena kalian bergelar sebagai pewaris para Nabi namun kalian berprilaku genit menjual agama dengan dunia.

Ketika Izrail mencabut nyawa, kalian akan merasakan betepa haus kerongkongan para penjual agama!

Tobatlah sebelum kejahatan jariyah ini menular pada agamawan yang lain yang tidak mampu menahan dahaga dan godaan dunia.

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Musa dan Khidhir

Allah berfirman menceritakan kisah Musa as dan Khidhir as,

وَأَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلامَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِي الْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُ كَنْزٌ لَهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنْزَهُمَا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ وَمَا فَعَلْتُهُ عَنْ أَمْرِي ذَلِكَ تَأْوِيلُ مَا لَمْ تَسْطِعْ عَلَيْهِ صَبْرًا – سورة الكهف 82

Artinya: “Adapun dinding rumah itu adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri. Demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya” (Al Kahfi: 82)

Dalam menafsirkan firman Allah, “dan kedua orang tuanya adalah orang shalih” Ibnu Katsir berkata: Ayat diatas menjadi dalil bahwa keshalihan seseorang berpengaruh kepada anak cucunya di dunia dan akhirat. Itu berkat ketaatannya dan keshalihannya

Kepada kedua orang tua yang khawatir terhadap masa depan anak–anaknya agar selalu waspada..bertakwal..beramal shalih, dan berbagai macam amal ketaatan lainnya.. Allah tidak akan menyia-nyiakan amalnya.. Dia akan menjaga anak cucunya.

Itu janji Allah.. dan janji-Nya tidak akan meleset..

Salam.. Hasan Husen Assagaf

 

 


Jeffrey Lang

Salah seorang mahasiswa atheis di Amerika mengkritik seorang profesor agama.. lalu ia diusir dari rumahnya oleh ayahnya.. Ia melanjutkan studinya, sampai ia menjadi matematikawan terbesar di Amerika, dan menjadi seorang profesor di University of San Francisco.. Sewaktu kuliah ia unggul luar biasa.. mengalahi dosen2nya.. kadang2 ia bertanya pertanyaan yang membingungkan dosen matematika.. sehingga ia diangkat gurunya sebagai pembantu dosen dan diggunakannya kadang-kadang untuk memecahkan beberapa tema yang yang sulit dipecahkan.. luar biasa.. sayangnya ia seorang atheis..

Saat pertama kali memberi kuliah di Universitas San Francisco, ia bertemu dengan seorang mahasiswa muslim yang mengambil mata kuliah Matematika. iapun langsung akrab dengan mahasiswa ini, begitu pula dengan keluarganya. Agama, saat itu belum jadi topik pembicaraannya, hingga satu ketika ia diberi hadiah sebuah kitab suci Alquran. Memulai hari kedatangan pemuda muslim itu hatinya tergerak untuk membaca Al-Quran dan mempelajari makna2nya secara menyeluruh..

Anda mungkin tidak percaya.. sekarang ia telah masuk Islam dan menjadi da’i terbesar Amerika.. ia bernama Jeffrey Lang, apa yang anda katakan tentang keislaman pemuda atheis itu??

Prof Jefrey menikah dengan seorang perempuan Arab Saudi bernama Raika. Selain ratusan artikel ilmiah bidang matematika, dia juga telah menulis beberapa buku Islam yang menjadi rujukan komunitas muslim Amerika. “Even Angels ask; A Journey to Islam in America” adalah salah satu buku best sellernya. Dalam buku itu dia menulis kisah perjalanan spiritualnya hingga memeluk Islam

Jelas kan.. jadi untuk mempengaruhi yang kuat hanya dengan yang kuat.. yang pintar hanya menghormati yang pintar.. Nabi saw disaat pertama berda’wah dan semua kafir Quraisy berontak menentang beliau.. yang beliau harapkan agar dari para pamong peraja kafir Quraisy ada yang masuk Islam.. beliau berdo’a dan berdo’a:

اللهم أعز الإسلام بأحد العمرين

Ya Allah muliakanlah Islam dengan kedua Umar

Yang dimaksud Nabi dengan kedua Umar di sini yaitu “Omar bin al-Khattab” dan “Amr bin Hisyam (Abu Jahal)”, maka mulialah Islam kuat setelah Umar bin Khattab masuk Islam..

Salam.. Hasan Husen Assagaf

 

 


Qaswa’… Unta Nabi saw

Nabi saw memiliki unta namanya Qaswa’.. unta ini belum pernah kalah dalam perombaan lari yang merupakan adat bangsa Arab.. selalu menang.. seakan-akan unta itu mendapat bantuan dari Allah.. unta itu yang membawa Nabi saw ke Madinah disaat beliau hijrah.. dia pula yang menunjukan tempat berhentinya dan singgahnya Nabi saw di Madinah.. dari banyaknya kelebihan unta ini sayyidina Umar ra menamakannya “unta yang diberi pertolongan dari Allah”..

Satu kali unta itu kalah dalam perlombaan lari unta yang sudah menjadi tradisai orang orang Arab sejak lama.. begitu unta Qaswa kalah dalam perlombaan Sayyidina Umar ra lari kepada Nabi saw dan berkata: “bukankah unta itu sudah mendapat pertolongan dari Allah”.. maksudnya kok bisa kalah? Dijawab oleh Nabi:

حق على الله أن لا يرتفع شيء من الدنيا إلا وضعه

Suatu yang nyata bagi Allah jika sesuatu di dunia sudah naik keatas pasti dia akan turun kebawah..

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Ahlul Qurra’

Ada rombongan datang untuk menemui Nabi saw, rombongan tersebut dari  Najd (Najd itu sekarang namanya Riyadh di Saudi), Mereka kemudian berkata: kirimkan bersama kami beberapa orang yang bisa mengajar kami sunnah dan Al-Qur’an. Lalu Nabi saw mengantarkan kepada mereka sebanyak 70 orang laki-laki dari kalangan Anshor yang dikenali sebagai ahli Qurra’ (penghapal2 Al-Qur’an) yang dipimpin oleh al-Mundzir bin Amr..

Kemudian orang kafir tersebut membantai mereka sebelum sampai pada tempat yang akan dituju yaitu di salah satu tempat di Bi’er Ma’unah. Semuanya sahabat nabi saw, para qura’, mati syahid dibantai kecuali satu orang yang hidup yaitu Ka’ab bin Zaid bin an-Najjar.

Kejadian keji ini terjadi pada bulan Safar tahun ke 4 H.. sebuah peristiwa tragis yang membuat beliau sangat sedih yang mendalam… lalu apa yang dilakukan Nabi saw? Beliaupun mendoakan kejelekan (disumpain semua pembantai) kepada para pelakunya selama satu bulan penuh. Inilah awal mula adanya Qunut,

Allah pernah menegur kepada Nabi saw.. apa tegurannya???

لَيْسَ لَكَ مِنَ اْلاَمْرِ شَيْءٌ اَوْ يَتُوْبَ عَلَيْهِمْ اَوْ يُعَذّبَهُمْ فَاِنَّهُمْ ظَالِمُوْنَ. ال عمران: 128

“Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu, Allah menerima taubat mereka atau mengadzab mereka, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang dhalim). – Ali Imran ayat 128

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَبْدِ اللَّهِ السُّلَمِيُّ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ حَدَّثَنِي سَالِمٌ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ مِنْ الرَّكْعَةِ الْآخِرَةِ مِنْ الْفَجْرِ يَقُولُ اللَّهُمَّ الْعَنْ فُلَانًا وَفُلَانًا وَفُلَانًا بَعْدَ مَا يَقُولُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ فَأَنْزَلَ اللَّهُ ” لَيْسَ لَكَ مِنْ الْأَمْرِ شَيْءٌ إِلَى قَوْلِهِ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ ” وَعَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ سَمِعْتُ سَالِمَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو عَلَى صَفْوَانَ بْنِ أُمَيَّةَ وَسُهَيْلِ بْنِ عَمْرٍو وَالْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ فَنَزَلَتْ ” لَيْسَ لَكَ مِنْ الْأَمْرِ شَيْءٌ إِلَى قَوْلِهِ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ

 

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Abdullah As-Sulami telah mengabarkan kepada kami Abdullah telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dari Az Zuhri telah menceritakan kepadaku Salim dari Ayahnya bahwa dia mendengar saat Rasulullah

saw mengangkat kepalanya dari rukuk di rakaat terakhir shalat shubuh, beliau mengucapkan: “Ya Allah, laknatlah fulan, fulan dan fulan,” yaitu setelah beliau mengucapkan: “Sami’allahu liman hamidah, rabbanaa walakalhamdu.”.

Setelah itu Allah menurunkan ayat: ‘(Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu -hingga firmanNya- Sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim) ‘ – Ali Imran: 128.

Dan dari Hanzhalah bin Abu Sufyan aku mendengar Salim bin Abdullah berkata, “Rasulullah saw pernah mendo’akan (kejelekkan) kepada Shofwan bin Umayyah, Suhail bin ‘Amru dan Harits bin Hisyam, lalu turunlah ayat: ‘(Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu -hingga firmanNya- Sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim) ‘ – Ali Imran: 128.

Jadi yang berurusan dengan surga neraka.. taubat dan azab itu urusan Allah bukan urusan manusia.. singkatnya kayanya Allah menyukai doa-doa yang bernada lembut.. Wallahu’alam.

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Mimpi

إِذَا رَأَى أَحَدُكُمُ الرُّؤْيَا يُحِبُّهَا فَإِنَّهَا مِنَ اللَّهِ فَلْيَحْمَدِ اللَّهَ عَلَيْهَا وَلْيُحَدِّثْ بِهَا وَإِذَا رَأَى غَيْرَ ذَلِكَ مِمَّا يَكْرَهُ فَإِنَّمَا هِيَ مِنَ الشَّيْطَانِ فَلْيَسْتَعِذْ مِنْ شَرِّهَا وَلا يَذْكُرْهَا لِأَحَدٍ فَإِنَّهَا لَنْ تَضُرَّهُ –  رواه البخاري

“Mimpi baik berasal dari Allah. Jika salah seorang kalian melihat apa yang kalian sukai maka janganlah ia ceritakan mimpi tersebut kecuali  kepada orang yang menyukainya saja dan jika ia melihat mimpi yang tidak ia sukai maka hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari kejahatan mimpi tersebut dan dari kejahatan syaitan, dan jangan ia ceritakan kepada siapapun, sebab mimpi itu tidak akan mendatangkan kemudharatan,” (HR Bukhori dan Muslim).

Nabi Yusuf bermimpi melihat matahari, bulan, dan sebelas bintang bersujud kepadanya, ia menceritakannya kepada bapaknya.

Ayahnya berkata: “Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan) mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” (Yusuf: 5)

Kesimpulannya: banyak orang bermimpi buruk diceritakan kepada semua orang apalagi mimpi baik.

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Biasakan Dengan Yang Baik

Ngomong-ngomong ana ini sudah lewatin usia Nabi saw.. beliau wafat usianya 63 tahun.. jadi usia yang dikasih Allah kepada ana lebih dari 63 tahun ini merupakan keberkahan dan sisa umur.. kaya orang main bola.. pertandingan habis dan sudah dipripit.. tapi karena masih sebanding.. wasit kasih waktu uluran .. namanya waktu idhofi.. Nah ini yang sekarang ana jalani ini waktu uluran.. tinggal beberapa saat saja “selamat tinggal”..

Mengkanya kalau sudah masuk usia, sebisanya kita manfaatkan.. kita biasakan dengan yang baik baik saja.. jangan marah.. jangan kesel.. biasakan zikir.. kapan waktu saja.. sehingga zikir itu menjadi terbiasa di hati dan mulut kita.. zikir itu ringan tidak berat..

Ada cerita.. di sebuah rumah sakit, ada kakek usia 80 tahun, ditengah ketidaksadarannya, mau meninggal dan nadzak sudah dekat, dia bukan menyebut nama Allah, tetapi tangannya bergerak-gerak sambil dibunyikan untuk memanggil burung-burung piarannya. Ia ngomel-ngomel seolah olah ada orang yang mau mengambil burung-burungnya. Bayangin sudah mau meninggal..

Jadi semua itu, tidak bisa lepas dari apa yang sudah dijalaninya sebelum meninggal. Kalau dia sukanya berkata buruk, hatinya tidak ikhlas menjalani kehidupan, sudah pasti saat tua akan mengalami situasi buruk dalam ketidaksadaran. Karena nalurinya adalah keburukan. Berbeda kalau sebelum meninggal suka membiasakan diri berbuat baik.. berkata baik.. berhati baik.. membiasakan diri kita berzikir.. membaca al-Qur’an.. beribadah.. maka hasilnya akan dipetik saat tua.. saat mau meninggal.. Beberapa saat lagi kita akan mati.. biasakan dengan hal hal yang baik kita lakukukan.. supaya diwaktu nadzak kita akan hadapai dengan kebiasaan kita.. inilah usia di atas 63 tahun Namanya barakatul umur..

Ana inget abah ana.. beliau suka membuat syair2 dalam bahasa Arab yang selalu diutarakan di majlis ta’lim Habib Ali AlHabsyi.. karena kebiasaannya selalu membaca dan membuat syair2.. di saat nazak (ini kata ibu dan adik ana Abdillah, karena ana tidak hadir saat wafat beliau), beliau mengeluarkan kata kata seperti khutbah dan syair dalam bahasa Arab..

Semoga Allah mengakhiri hayat kita dengan khusnul khatimah.. dan membiasakan diri kita dengan sesuatu yang baik seperti zikir, shalat dll sampai akhir hayat kita.. sampai sakaratul maut.. amin

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Surat Al-Ikhlas

Ude pernah denger ceritanya apa belum.. kalo belom, nah begini ceritanya..

Pernah satu hari Nabi saw berkata kepada Abu Dzar ra: “Wahai Abu Dzar sesungguhnya Jibril kirim salam kepadamu”. Abu Dzar menjawab: “Bagaimana Jibril bisa kenal aku, Ya Rasulallah?”.  Rasulallah saw berkata: “Pertanyaanmu itu aku telah tanya kepada Jibril, dan ia pun berkata: “Bagaimana aku tidak mengenal Abu Dzar, sedangkan semua malaikat di langit mengenalnya”. Aku lalu bertanya lagi kepada Jibril: “Bagimana mereka mengenal Abu Dzar wahai Jibril”.  Jibril pun menjawab: “karena ia banyak sekali membaca surat al-Ikhlas“.

Jadi bacaan ayat suci al Quran yang paling banyak dibaca Abu Dzar ialah surat al-Ikhlas (Qul Huallahu Ahad).. kenapa?? Karena di dalam surat itu terkandung ayat-ayat yang memurnikan keesaan Allah dan menolak segala macam kekufuran.

Makanya:

jangan anggap sepele surat ini. Surat ini mengandung sifat ar-Rahman (cinta).. kalau kita mau dicintai Allah bacalah surat ini biar banyak..

Jangan menganggap sepele surat ini.. Demi Dzat yang jiwa Rasulallah saw berada di tanganNya, sesungguhnya surat itu sebanding dengan sepertiga al-Qur`an.. makanya baca surat ini biar banyak

Jangan menganggap sepele surat ini.. siapa saja yang memohon kepada Allah dengan surat al-Ikhlas .. siapa saja yang meminta dengan surat al-Ikhlas pasti akan diterimanya, dan siapa saja yang berseru dengan surat al-Ikhlas, pasti akan dikabulkannya.. makanya bacalah surat ini biar banyak..

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ {1} اللَّهُ الصَّمَدُ {2} لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ {3} وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ {4}‏

Jangan lupa doain ana.. hasan husen assagaf

 

 


Setan takut dengan zikir ini

Ini iblis dan setan kerjaannya tukang ganggu dan goda anak cucu Adam dari mulai melek mata sampai tidur malam.. turus dia ganggu.. kecuali orang yang banyak dzikirnya.. banyak wiridnya, banyak bacaanya. Dia tidak berani.. dia takut.. dia lari..

Ada satu bacaan pendek dibaca waktu mau keluar rumah.. begini bacaanya:

بِسْم اللَّهِ توكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ ، ولا حوْلَ ولا قُوةَ إلاَّ بِاللَّهِ

“Bismillah, Tawakkaltu ‘alallah Wala haula Wala Quwwata Illabitlah”

artinya: “Dengan menyebut nama Allah.. aku bertawakkal kepada Allah.. dan tiada daya serta kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah”..

Apa yang terjadi setelah baca dzikir ini .. maka Allah berkata kepada orang itu: “Engkau telah diberi petunjuk.. engkau telah dicukupi, dan engkau telah diberi penjagaan”. Begitu kita baca bacaan tadi, syeitan pun lari kebarat birit.. ia menyingkir dari orang tersebut .. ga berani deketin.. lalu syeitan yang satu berkata kepada syeitan lainnya: “Bagaimana Elo bisa ganggu ini orang.. sedang dia telah diberi petunjuk.. telah dicukupi dan pula telah diberi penjagaan.” (*)

Makanya jangan lupa kalo mau keluar rumah.. kalo mau jalan.. kalo mau naik mobil.. kalo mau naik motor.. baca bacaan di atas.. biar kita selamat.. biar langkah kita berkah.. biar kita dicukupi.. biar kita dijaga..

(*) Kisah diatas dikutip dari hadist Abu Daud, al-Tirmizi dan al-Nasa’i serta lain-lainnya.

Semoga manfaat dan jangan lupa do’akan ana, Hasan Husen Assagaf

 

 


Rizki

 

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الأرض إِلا عَلَى الله رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ – هود: 6

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Al Lauh Al Mahfuz).” (QS. Huud: 6).

 

Allah beri rizki kepada seseorang tanpa pilih kasih.. siapa saja dikasih rizki.. baik orang itu dibenci Allah atau dia dicintai-Nya.. baik dia itu kafir atau dia itu muslim.. ga ada perbedaan.. perkara rizki tidak ada perbedaan.. tidak ada ras dan keturunan..

Allah beri rizki berlimpah-limpah kepada Firaun dan dia adalah manusia yang paling dibenci Allah.. Allah beri kedudukan dan rizki yang berlimpah-limpah kepada nabi Sulaiman dan dia orang yang paling dicintaiNya.. Allah beri rizki yang berlimpah limpah kepada Karun sedangkan dia orang yang paling dibenci Allah.. Allah kasih rizki yang berlimpah-limpah kepada Abdurahman bin ouf sedangkan dia orang yang paling dicintaiNya dan dicintai RasulNya… rizki tidak pilih kasih.. tidak pandang bulu, ras dan keturunan.. tidak pandang orang itu kafir atau muslim…

لو أن الدنيا تعدل عند الله جناح بعوضة ما سقي الكافر منها شربة ماء

“Seandainya dunia ini bernilai di sisi Allah sebesar sayap nyamuk, maka tidak ada satu orang kafir diberi minum setetes pun”

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Tawakkul Karman

Seorang Doktor muslimah yang berjilbab diwawancarai wartawan asing yang menyatakan pakaiannya itu tidak mencerminkan pengetahuannya. “Kami berkesimpulan Jilbab itu simbol keterbelakangan dan kemunduran”, begitu kira kira statement yang dikeluarkan oleh wartawan tersebut.

Namun, dengan penuh keyakinan, Sang Doktor akhirnya menjawab pertanyaan tersebut.

“Manusia di masa awal kehidupannya (zaman purba) hampir telanjang. Bersamaan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, maka ia mulai berbusana. Apa yang saya kenakan hari ini adalah lambang kecanggihan dan kemajuan berpikir yang telah dicapai manusia berabad-abad lamanya.Adapun ketelanjangan yang ada sekarang adalah simbol keterbelakangan dan kembalinya manusia kepada kejahiliaan (masa purba). Seandainya ketelanjangan itu simbol kemajuan, maka bisa dikatakan para binatang itu telah mencapai puncak peradaban”

Kau tahu siapa perempuan tsb? Perempuan cerdas ini bernama Tawakkul Karman, seorang jurnalis dan politikus asal Yaman, serta anggota senior Al-Islah dan aktivis hak asasi manusia sekaligus pemimpin kelompok “Jurnalis Wanita Tanpa Batas” yang ia dirikan pada tahun 2005. Ia kemudian menjadi sosok utama dalam pemberontakan Yaman 2011 yang merupakan bagian dari Musim Semi Arab (Arab Spring). Ia dijuluki “Wanita Besi” dan “Ibu Revolusi” oleh rakyat Yaman. Ia adalah salah satu penerima Hadiah Nobel Perdamaian 2011 dan wanita Arab pertama sekaligus warga Yaman pertama yang memenangkan Hadiah Nobel.

Ya.. Semoga tulisan ini menguatkan hati mereka yang yang sedang memantaskan diri di hadapan semesta. Mereka yang berusaha untuk terus mendekati ketenangan batin di kehidupan dunia. Mereka yang mencari eksistensinya sebagai seorang hamba di mata Sang Pencipta.

Ya. Mari merefleksi diri: seberapa majukah umat ini?

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


 

Jangan Lupakan Allah

Supaya dekat hubungan kita dengan Allah kita dianjurkan selalu ingat Allah.. dimana saja.. kapan saja.. dalam posisi apapun.. dalam susah dan senang…

Waktu duduk ingat Allah.. waktu jalan ingat Allah.. waktu makan ingat Allah.. waktu minum ingat Allah.. waktu tidur ingat Allah.. waktu bangun ingan Allah.. waktu senang inget Allah.. waktu susah ingat Allah.. waktu kesel ingat allah.. waktu marah inget Allah.. waktu ketawa inget Allah.. sampai sampai waktu ke wc di suruh inget Allah.. waktu e e dan kencing disuruh inget Allah..

Bayangin kalo kita ga bisa berak atau kecing… gi mana jadinya?.. tapi kok orang di surga makan dan minum dan tidak buang air? Ini kan janji Allah..jawabannya gampang banget.. kita waktu di perut ibu pasti makan dan minum..tapi kita ga buang air.. jadi kita dulu makan dan minum di perut ibu tidak pake buang air.. maka mustahil bagi Allah tidak bisa ciptakan manusia di surga tanpa buang air.. gitu kan?? ..

Dan yang paling bagus waktu ingat Allah yaitu waktu kita sujud.. hubungan Khalik dan makluk paling dekat saat sujud.. makanya waktu sujud berdoalah apa saja yang kita inginkan.. kalau kita berdoa untuk keluarga kita.. untuk ibu bapak, anak2 dan istri kita.. bayangkan wajah2 mereka waktu sujud dan mintalah untuk mereka segala kebaikan.. kalau ingin mati dalam khusnul khatimah mitalah waktu sujud mati dalam khusnul khatimah.. minta dimatikan di tempat yang suci.. di hari yang suci .. di bulan yang suci.. dan dalam suasana yang suci.. pasti Allah kabulkan doa kita.. lebih2 di bulan Ramadhan dan lebih lebih lagi di hari hari terakhir bulan Ramadhan.. di malam2 Lailatul qadri.. mintalah.. merengelah.. menangislah.. jangan malu sama Allah.. pasti dikabulkan..

Yakinilah, Hasan Husen Assagaf

 

 


Mengingat Allah

Lagi susah ingat Allah..

Lagi terhimpit berbagai masalah ingat Allah

Lagi dirundung duka ingat Allah

Lagi berkecamuk kesulitan hidup ingat Allah

Minta bantuan kepada Allah

Minta tolong kepada Allah

Minta perlindungan kepada Allah

Memohon kepada Allah

Bertawakal kepada Allah

Serahkan semua urusan kita kepada Allah

bergantunglah kepada Allah

karena Dia lah sebaik baiknya dzat yang patut diminta pertolongan.

Perbanyaklah di hari Asyura’ dan hari-hari lainya membaca:

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ وَلَاحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْم

Hasbunallah wa ni’mal wakil ni’mal maula wani’mannasir wala haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adzim

Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.

Kedahsyatan dzikir ini memilki arti dan makna yang sangat mendalam atas kedekatan dan rasa tawakal kita kepada Allah..

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Do’a

Do’a itu melunakan yang keras.. menenangkan yang gelisan.. menentramkan yang sedih .. mendekatkan yang jauh.. menguatkan yang lemah.. memudahkan yang susah.. menjadikan yang tiada menjadi ada..

Kita bersyukur kalau do’a kita dikabulkan karena itu kehendak kita..

Kita bersyukur kalau do’a kita tidak dikabulkan karena itu kehendak Allah..

Terkadang kita terharu ketika Allah mengabulkan do’a kita.. seakan-akan Dia tidak perduli berapa banyak dosa yang kita perbuat.. maka berdoalah..

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Surat Al-Kahfi 82

Ada cerita menarik dalam surat ini.. nabi Khidhr sama nabi Musa perna jalan berdua.. hingga keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri.. mereka minta dijamu kepada penduduk negeri itu.. tetapi penduduk negeri itu tidak ada yang mau menjamu mereka..

Nabi Musa pegel dan kesal luar biasa sama penduduk negeri.. kemudian keduanya meliat ada dinding rumah yang hampir roboh.. nabi Khidhr menegakkan dinding itu.. Nabi Musa tidak sabar lalu ngomong: “ngapin kau betulin dingding itu.. kamu mau bermuka-muka supaya mereka kasih tempat singgah atau upah untuk itu?”.

Lihat surat Al-Kahf:82 :

وَأَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلَامَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِي الْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُ كَنْزٌ لَهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنْزَهُمَا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ وَمَا فَعَلْتُهُ عَنْ أَمْرِي ذَلِكَ تَأْوِيلُ مَا لَمْ تَسْطِعْ عَلَيْهِ صَبْرًا

“Adapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri. Demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya”.

Nt tahu kenapa nabi Khidhr betulin dinding rumah yang sudah mau roboh itu?.. dinding rumah itu kepunyaan dua orang anak yatim di negeri itu, dan di bawah dinding itu ada harta benda.. ada peninggalan.. ada bodol.. bukan bodol janji.. tapi bodol bener beneran bodol.. bodol itu tersimpan dan dijaga oleh Allah bagi mereka berdua.. Enta tahu kenapa bodol itu terjaga dan dipelihara oleh Allah?..

وكان ابوهما صالحا

“karena bapak kedua anak yatim itu adalah seorang yang saleh”,

Maka Allah menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Allah..

Disini disebut bapak bukan ibu.. Jadi kalau bapaknya saleh anak cucu mereka akan terjaga dan terpelihara walaupun si bapak sudah meninggal dunia..

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


“Hand-Phone”

Kemajuan teknologi merupakan nikmat utama dari Allah yang patut kita disyukuri. Kalau dulu, untuk saling menyapa dan menanyakan kabar, dibutuhkan waktu yang lama yaitu dengan surat menyurat. Tapi kini dalam beberapa detik saja silaturahim bisa diwujudkan, tentu dengan sarana telephone genggam (HP) atau yang lebih dikenal dengan nama handphone

HP dibuat untuk menyambung sulaturrahim,

HP dibutat untuk komunikasi antar manusia,

HP dibuat untuk berdawah

HP dibuat untuk memberi pengarahan ilmiah dan agama

Hp dibuat untuk mencari informasi / ilmu,

HP dibuat untuk menyimpan data,

Hp dibuat untuk penunjuk arah,

HP dibuat juga untuk hiburan.

HP dibuat untuk connecting people artinya menyambung silaturahim dengan manusia.

Dapat berita kematian dari HP,

Dapat berita kelahiran dari HP,

Dapat undangan dari HP,

Info acara maulud dari HP,

Info tahlilan dari HP,

Dapat berita gembira dari HP,

Mencari informasi dari HP,

Dapat berita dari teman jauh dari HP,

Dapat berita apa saja dari HP

Tapi sayangnya orang banyak menyalah-gunakan HP

Bertamu kerumah orang.. main HP.

Ngaji juga main HP.

Terima tamu .. main HP.

Bekerja .. main HP.

Belajar .. main HP.

Sambil makan .. main HP.

Di tengah keluarga main HP.

Nemenin suami main HP.

Yang aneh masuk ke kamar mandi buang air bawa HP

Sampai-sampai lagi nyetir main HP

Kiamat dunia kalo ga pake HP.

Kadang terlihat dua orang saling duduk berhadapan, tidak berbicara sama sekali, karena salah satu atau keduanya sibuk main HP. Kalau kedua duanya bicara akhirnya tidak nyambung dan muncul sikap tidak peduli. Manusia menjadi “ADA.. TAPI TIDAK ADA”. Jasad-jasad mereka telah berobah menjadi mayat hidup berkeliaran. Hidupnya hanya seputar dunia dalam HP-nya.

Basahnya embun pagi, hangatnya matahari pagi, berjabat-tangan dengan sahabat telah hilang dan diganti dengan gambar gambar mati pada HP. Semua gerakan diganti dengan gerakan telunjuk dan jempol.. Wajahnya berubah mulai pucat.. menggerakkan jempol dan jarinya pada layar kecil berukuran 5 inci yang penuh sihir ini.

Hidup dalam kematian itu adalah niscaya,

tapi mati dalam kehidupan itu pilihan..

Maka bangunlah.. hiduplah sebagaimana manusia hidup

Saat suami atau istri datang, simpan HP!

Saat anak bercerita, simpan HP!

Saat ibu ayah bicara, simpan HP!

Saat tamu berkunjung, simpan HP!

Saat rumah berantakan, simpan HP!

Saat matahari merekah, udara sejuk, burung bersiul, anak tertawa riang, orang berbicara, simpan HP!

Perhatikan dunia dengan seksama. Sebab nikmat Ilahi ada di sana. Surga ada hanya jika kita perhatikan sekeliling kita dan ikut andil dalam perbaikan pada dunia nyata.

Hiduplah! kita belum mati, tapi sudah bertingkah seperti mayat. Manfaatkanlah HP sebaik baiknya.. gunakanlah HP sebagai kemajuan teknologi dan nikmat dari Allah yang patut kita disyukuri

Semoga manfaat, Hasan Husen Assagaf

 

 


Berinfaq Lebih Dari Sepertiga

Sa’ad bin Abi Waqqash berkata, ”Rasulullah menjengukku karena sakit keras yang menimpaku saat haji Wada’. Aku berkata, ‘Engkau sudah melihat apa yang aku alami, sementara aku adalah seorang yang mempunyai harta dan tidak ada yang menjadi ahli warisku kecuali seorang anak perempuan. Apakah aku bisa bersedekah dengan dua pertiga hartaku?’ Beliau menjawab, ‘Tidak.’ Aku bertanya, ‘Bagaimana kalau separuhnya?’ Beliau menjawab, ‘Tidak.’ Aku bertanya, ‘Bagaimana kalau sepertiga?’ Beliau menjawab:

الثُّلُثُ كَثِيرٌ، أَنْ تَدَعَ وَرَثَتَكَ أَغْنِيَاءَ خَيْرٌ مِنْ أَنْ تَذَرَهُمْ عَالَةً يَتَكَفَّفُونَ النَّاسَ وَلَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللهِ إِلاَّ أُجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ فِي فِي امْرَأَتِكَ.

“Sepertiga itu banyak. Engkau meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya lebih baik daripada engkau meninggalkan mereka dalam keadaan miskin dan meminta-minta kepada manusia. Tiadalah engkau menafkahkan sesuatu dengan mengharap pahala dari Allah maka engkau akan diberi pahalanya, sampai-sampai apa yang engkau masukkan ke dalam mulut istrimu sendiri”.

jelasnya, Sa’ad berwasiyat dua pertiga untuk diinfakan di jalan Allah, namun Rasulallah saw hanya mengizinkan sepertiga saja dan menjelaskan bahwa itu pun sudah banyak. Artinya, bila Anda berwasiyat ingin menginfakkan kurang dari sepertiga dari harta anda maka tidak jadi masalah. Tapi jika berwasiyat ingin mengifakkan lebih dari sepertiga dari harta ke jalan Allah itu harus seizin dari ahli waris.. tidak boleh sewenang-wenangnya walau itu harta milik kita sendiri..

Wallahu’alam, Hasan Husen Assagaf

 

 


 

Karena Allah

Hadir maulud bagus.. hadir pengajian2 bagus.. tapi diwaktu hadir jangan ingin diliat baik..ingin dilihat rajin.. ingin dilihat hebat.. ingin dilihat keren di hadapan umum..  yah, ini memang merupakan tabi’at dasar manusia… Tabi’at dasar ini sangat sulit dilepaskan dalam diri kita.. Tidak ada manusia di Dunia ini yang tidak ingin dipuji.. Bahkan untuk mendapatkan pujian itu, pencitraan diri sendiri pun dilakukan.. Misalnya, pura-pura baik.. pura pura dermawan.. pura pura rajin.. pura pura saleh didepan orang.. Ini disebut riya’.. Riya’ berati mengerjakan perbuatan lantaran mengharap pujian dan sanjungan orang lain.. bukan didasarkan keikhlasan.

Sifat ini tentu tidak bagus.. kalau yang berurusan dengan dunia masih mending.. tapi jika riya’ itu terbawa dalam urusan ibadah.. Amalan yang dilakukan tidak akan ada nilainya .. karena dikerjakan atas dasar ingin memperoleh pujian dan sanjungan manusia.. Jadi kerjakanlah semuanya karena Allah..

Sipat manusia itu ada lima.. tidak lebih tidak kurang.. yaitu:

Ingin dicintai..

Ingin dipuji..

Ingin dikagumi..

Ingin dihormati..

Ingin dibalasbudi..

 

Kalau bisa kita usahakan atau robah kata di menjadi me… Jadinya gimana?..

Ingin mencintai..

Ingin memuji..

Ingin mengagumi..

Ingin menghormati..

Ingin membalas-budi..

Itu sifat yang baik yang patut dicontoh..

 

Dan akan lebih baik lagi jika diusahakan kata di…. Itu hanya untuk Allah…

 

Ingin dicintai Allah

Ingin dipuji Allah

Ingin dikagumi Allah

Ingin dihormati Allah

Ingin dibalas Allah…

 

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 

 


 

Diam Adalah Emas

“Diam adalah emas ketika kamu tidak bisa memikirkan sebuah jawaban yang bagus.” – ini kutipan kata-kata petinju kelas dunia Muhammad Ali..

Pernahkah Anda ngobrol dengan seseorang yang selalu gelisah, terlalu berlebihan atau penakut? Sehingga mereka sering sekali mengeluarkan komentar-komentar negatif, sindiran, pernyataan tidak penting, atau malah menyinggung perasaan Anda?

Komentar menyindir seperti, “Wow, pintar sekali kamu,” atau “Ya lumayan, tapi masih banyak yang lebih bagus lah”, atau untuk menjatuhkan kita dia lontarkan kata-kata nyelekit yang disampaikan dengan nada tidak enak, bisa membuat kita bingung karena tidak bisa membalasnya.. atau tidak mau membalasnya karena tidak ada faedahnya.

Kadang, kita berpikir untuk membalasnya dengan ‘kejam’, tetapi ketika kita dapat kesempatan untuk itu, misalnya beberapa hari kemudian, berarti kita sudah sudah terlambat menjawab.

Waktu adalah segalanya dalam berbalas komentar atau sindiran. Jadi, jawaban kita selain harus cerdas dan tajam, juga harus disampaikan sesegera mungkin.

Kunci untuk balasan tepat adalah dengan mempertajam kemampuan mendengar kita, sehingga kita bisa bereaksi secepat kilat.

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Pro Dan Kontra

Ana bukan pro habib Jindan.. tapi sikap yang perlu kita miliki yang mungkin sudah hampir hilang dari diri kita sebagai sayyid: Kebijaksanaan untuk mengoreksi diri sendiri.. dan kesalahan yang kita lihat pada orang lain.. karena tidak sesuai dengan kebenaran yang kita yakini… seharusnya bukan menjadi bahan untuk menyerang atau mengolok-olok.. tapi jadiin ruang untuk membuka pintu dialog.. diskusi yang adil.. menghargai satu sama lain.

Secara pribadi, banyak yang tidak ana setujui dari pendapat-pendapat hb Jindan waktu berpidato di istana Bogor.. terutama mengenai tempat dan temanya.. temanya yaitu Nabi saw dalam berdawah dilihat hanya dari satu sudut saja.. sedang da’wah Nabi saw sangat luas dan lues.. tetapi banyak dari pembicaraannya yang bisa saya dengar dan ambil ilmunya tentang berbagai hal lainnya, mulai dari sejarah, hikmah, dan seterusnya.

Ketidaksetujuan ana dengan hb Jindan dalam ceramahnya tidak membuat ana tidak menyetujui segala sesuatu darinya… apalagi hingga membencinya.. tidak sama sekali..  Ini juga yang ana terapkan kepada ulama ulama lainnya.. kita boleh saja tidak menyetujui segala sesuatu dari seserorang..  tetapi kita bisa mengambil apa saja yang baik dari orang itu.. tidak perduli siapapun dia…

Disini ana ingin mengajak untuk mulai melakukan dua hal… pertama.. kita perlu bersikap adil saat melihat atau mendengarkan argumen seseorang..  siapapun dia dan apapun pandangannya… lihatlah apa yang dikatakan, jangan melihat siapa yang mengatakannya.. kata Ibnu Arabi, “sekalipun keluar dari dubur ayam.. bukan hanya tahi tapi telur tetap bisa kita makan”.. kedua..  keberanian dan kebijaksanaan untuk siap melakukan kiritik yg baik adalah sesuatu yang harus kita tumbuhkan… kritik akan membuat percakapan orang semakin manfaat.. bukan menjatuhkan..

Yg pertama tadi ana kutip dari Imam Ali bin Abi Thalib, ayahnya Hasan dan Husain, cucu Rasulullah dari putri kesayangannya Sayyidah Fatimah.

Cuman yang ana minta.. jangan kita kaitkan kecintaan kita dengan keluarga Nabi..  dengan ahlul bait.. sedikit-sedikit dikaitkan dengan isu syiah… mari kita bersikap adil dalam pikiran..

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


 

Kasih Ibu…

Ada sebuah kisah dimana seorang pemuda yang masuk ICU karena kecelakaan yang menimpanya hingga menyebabkan kepalanya luka, tangannya patah dan perutnya bercucuran darah. Dokterpun putus asa dibuatnya dan mengatakan bahwa tidak ada harapan lagi untuk hidup.

Mendengar hal ini, Ibunya hampir pingsan namun sebagai ibu ia tidak putus asa, Ia tidak henti-henti berdoa di malam hari dan bermohon kepada Allah agar anaknya itu selamat.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, keadaan pemuda tidak banyak berubah. Namun setiap malam pula Ibu bermunajat kepada Allah memohon keselamatan anaknya. sambil berlinang air mata, Sang ibu berdoa :

”Ya Allah, sembuhkanlah anakku, Aku rela jika anggota badanku dapat ditukar dengan anggota badannya sehingga ia hidup sempurna tanpa cacat, bahkan aku rela nyawaku sebagai gantinya”

Setelah 5 bulan, akhirnya pemuda itu mulai membaik kondisi kesehatannya dan akhirnya dia sembuh sepenuhnya. Pemuda itupun hidup sehat dan normal hingga berumahtangga dan mempunyai anak. Dan di sisi lain, Ibunya, semakin hari semakin tua dan uzur.

Pada usia 75 tahun ibu tadi jatuh sakit hingga masuk ke Rumah sakit yang sama. Pada mulanya, anaknya yang dulu kecelakaan itu masih merawat dan menjaga ibunya di RS, namun seiring dengan berlalunya waktu, semakin jarang dia datang menjenguk ibunya sampai pada suatu hari pihak RS menghubunginya untuk memberitahu keadaan ibunya yang semakin buruk. Iapun bergegas datang ke RS. didapatinya keadaan sang ibu semakin lemah dan Nafasnya turun naik. Dokterpun memberitahu bahwa ibunya sudah tidak ada harapan lagi. Anak tadi kemudian berdoa :

“Ya Allah, seandainya mati lebih baik untuk ibu, maka Engkau matikanlah ibuku! Aku rela dengan kepergiannya”.

Di sinilah perbedaan ibu dan anaknya. Kesabaran, keikhlasan dan doa yang dipanjatkan. Orang bijak mengatakan : Satu ibu mampu membesarkan 10 anak namun 10 anak belum tentu mampu merawat seorang ibu. Maka sungguh mulia seorang ibu hingga Rasul saw bersabda “surga itu di bawah kedua kakinya” dalam hadits utama di atas. Wallahu A’lam.

Semoga Allah al-Bari membuka hati dan fikiran kita untuk selalu berbakti kepada ibu dan bapak kita dan mendoakannya dengan hati yang tulus ikhlas. Semoga Allah senantiasa melimpahkan kasih sayang-Nya kepada Ibu dan bapak kita, Amin.

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Siapa Raja Pertama Merayakan Maulid?

Raja almudzaffar said 549-630 Hijrah, adalah seorang raja Irbil (sekarang Baghdad, Irak). Nama lengkap beliau al-Muzaffar abu Sa’id Kukuburi bin Zainuddin Ali bin Baktakin. Beliau adalah salah satu raja muslim yang sangat pemurah, pembesar yang baik hati, beliau juga telah membangan universitas al-Muzaffari di kaki gunung Qasiun.. Menurut imam Suyyithi adalah raja pertama yg memperingati hari kelahiran nabi saw dengan perayaan yg meriah luar biasa.. tidak kurang dari 300 ribu dinar beliau keluarkan dengan ikhlas untuk sedekah pada hari peringatan maulid nabi.. atau ulang tahun kelahiran Nabi saw.

Imam al-Hafidz ibnu Wajih menyusun kitab maulid berjudul “Attanwir Fi Maulidil Al-basyir An- nadzir”.. Konon kitab ini pertama kitab yg disusun oleh ulama.. tentu dalam bahasa arab.. karna ritual agama kita sehari-hari dengan bahasa Arab.. dari mulai shalat.. sampai hal yg sekecil kecilnya yaitu doa semuanya dengan bahasa Arab..

Acara ulang tahun kelahiran Nabi saw .. tentu berlainan dengan hari ulang tahun manusia biasa.. lain dengan acara perayaan perkawinan.. lain dengan acara keselamatan dll.. ini acara peringatan lahirnya Nabi saw yg menjadi milik semua umat Islam.. tidak terkecuali.. allahumma sholi ‘ala muhammad..

Wallahu’alam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Maulid Nabi saw

Dalam upacara maulid Nabi saw kita diminta membaca sejarah beliau dalam sebuah teks terbuka.. agar kita tak hanya membacanya dengan nasyid-nasyid.. melainkan dengan menjadikannya suri teladan dalam mengikuti dan mencontoh perilaku beliau .. budi pekerti beliau.. akhlak beliau..dan perjuangan beliau..

Upacara peringatan maulid Nabi saw janganlah berhenti cuma pada upacara.. upacara peringatan itu jangan hanya menjadi amalan yg dibanggakan.. amalan hampa, gabug, dan kosong bagi kehidupupan kita di dunia.. akan tetapi upacara peringatan itu harus dijadikan suatu energi luar biasa yang bisa merobah..makanya kita jangan berasyik asyik dengan kulit luar dan pinggirannya saja. Akan tetapi kita harus masuk menelusuri selak beluk perjalanan nabi saw secara menyeluruh..

Wallahua’lam.. Hasan Husen Assagaf

 

 


Kenapa Orang Berteriak Ketika Marah?

Apabila dua orang sedang marah, maka hati mereka saling menjauh.. Untuk menempuh jarak yg jauh itu.. mereka harus berteriak agar perkataannya dapat terdengar.. Semakin marah.. semakin keras teriakannya.. Karena jarak kedua hati semakin Jauh..

Begitu juga sebaliknya.. di saat kedua insan saling cinta.. Mereka tidak saling berteriak.. mereka berbicara lembut.. karena hati mereka berdekatan.. Jarak antara kedua hati sangat dekat.. Bila mereka semakin mencintai.. apa yang terjadi.. Mereka tidak bicara.. Mereka hanya berbisik dan saling mendekat dalam kasih-sayang..

Pada akhirnya, mereka bahkan tidak perlu lagi berbisik.. tidak terdengar suara.. Sedekat itulah dua insan yg saling mengasihi.. saling mencintai..

Maka.. Jika terjadi pertengkaran diantara kita.. jangan biarkan hati kita menjauh.. Jangan ucapkan perkataan yg membuat hati semakin menjauh.. Karena jika kita biarkan… suatu hari nanti jaraknya tidak akan lagi bisa ditempuh.. dan kita tidak saling butuh..

Salam,  Hasan Husen Assagaf

 

 


Hukum Kecing Unta

Ribut-ribut soal hukum minum air kencing unta,  para ulama berbeda pendapat soal itu.. kencing unta itu suci dan halal diminum. Dalilnya adalah Hadits yang menyebutkan bahwa kotoran dan air kencing dari hewan yang dagingnya halal dimakan, hukumnya suci.

Sedangkan Imam Syafii berpendapat air kencing unta itu najis dan haram diminum. Dalilnya umum, yakni karena air kencing manusia najis, maka air kencing unta juga najis.

Namun begitu, Imam Syafii membolehkan berobat jika sangat diperlukan dengan air yang najis.. jika dalam keadaan darurat. Tidak ada obat lain, maka menjadi boleh

Ulama membahas soal ini sebenarnya sudah dari 13 abad yang lalu. kita saja yang kurang membaca mazhab para ulama, sehingga ribut.

Walaupun para ulama berbeda pendapat soal hukum air kencing unta, namun ini tidak jadi masalah.

Kita menghormati perbedaan pendapat. Yang mau berpendapat air kencing unta itu suci tidak masalah.. silahkan minum kecing unta.. yang berpendapat air kencing unta itu najis tidak masalah.. karena memang jijik untuk diminum.. Yg penting jangan ribut kalau kurang faham agama..

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Baca Perlahan-lahan Sampai Akhir

Suatu hal yang biasa kalau kita melihat perahu di atas air… namun hal yang sangat bahaya jika kita melihat ada air dalam perahu.

Yakinlah kepada Allah saat datang musibah (kesulitan) yang besar..  kerana Allah telah bersumpah dua kali dalam Al-Qur’an..

فإن مع العسر يسرا .. إن مع العسر يسرا

“Sesungguhnya dalam kesulitan akan datang kemudahan..  Sesungguhnya dalam kesulitan akan datang kemudahan” – Surat An-Nas

Kita tidak tahu amalan mana yang membuat kita masuk syurga?… apakah sholat kita.. atau puasa kita.. atau zakat kita.. atau sedekah kita..  atau doa dan dzikir kita?.. tapi beramal-lah.. berusahalah..

Aku takjub dan bangga kepada hati yang menerima kesakitan dengan diam..  dan menerima musibah dengan kesabaran..

Ketika kita yakini bahwa setelah  kesusahan akan datang sebuah kebahagiaan dan setelah air mata yang mengalir akan datang senyuman.. maka sesungguhnya kita telah melaksanakan ibadah yang amat agung yaitu “berprasangka baik kepada Allah”

Jika sakitnya dunia membuatmu lelah maka janganlah bersedih.. barangkali Allah ingin mendengar suaramu dalam doamu..

Mengapa kita harus berfikir banyak sedangkan Allah adalah yang Maha Mengatur.. Mengapa kesal akan sesuatu yang tidak kita ketahui..  sedangkan segala sesuatu Allah sudah tahu.. oleh kerana itu tenanglah karena kita selalu berada pada pengawasan Allah yang Maha Menjaga.. dan ucapkan-lah dengan hati kita sebelum dengan lidah kita.. yaitu:

وأفوض أمري الى الله إن الله بصير بالعباد

“Aku serahkan segala urusanku kepada Allah”

Jika kita tidak tahu alamat rezeki kita.. janganlah takut.. karena rezeki Allah mengetahui dimana alamat kita.. jika kita  tidak bisa sampai kepadanya.. namun rezeki Allah akan sampai kepada kita..

Sebagai penutup..

Luruskan Niat baik kita.. semoga Allah berikan kelancaran dalam segala urusan kita.. keberkahan dalam rezeki kita.. dijaga dari segala mala petaka dan bahaya.. diluaskan rezeki kita.. dijaga aqidah kita beserta keluarga dan anak cucu kita dari segala aliran dan aqidah yang menyimpang.. dan ditutup umur kita dengan husnul khatimah..

Amiin..

Salam pagi Hasan Husen Assagaf

 

 


Do’a Itu Harus Dihayati

Ada seorang guru agama ngajar aqidah kepada murid2nya.. Dia mengajarkan “La ilaaha illallah”  dan maknanya kedalam jiwa murid2nya..

Ceritanya, sang guru senang memelihara burung kakatua dan kucing.. Dia sering membawa burungnya waktu mengajar..Kakatua itu latah dan bisa mengucapkan kalimat tauhid “La ilaha illallah”.. begitu seterusnya ia mengucapkan “laa ilaaha illallah” siang malam..

Satu ketika kucingnya menerkam kakatua dan membunuhnya, Guru itu menangis seada adanya.. muridnya bertanya: karena inikah engkau menangis!! Kalau pak ustadz kesal kami bisa datangkan burung lain yg jauh lebih baik..

Sang guru berkata: bukan karena itu aku menangis.. Tetapi…Yg membuat aku menangis adalah: ketika diserang kucing burung itu hanya teriak2 saja sampai mati.. Padahal dia sering sekali mengucapkan kalimat “laa ilaaha illallah”.. tetapi ketika diterkam kucing ia lupa kalimat itu.. dia tidak mengucapkan apapun kecuali berteriak teriak..Jadi, kata guru itu: burung itu sering mengucapkan  “lailah illallah”..  Sementara hatinya tidak memahami dan tidak menghayatinya..

Sang guru pun berkata: Aku khawatir kalau nanti kita seperti kakatua itu.. Saat hidup kita sering mengulang-ulang kalimat “laa ilaaha illallah” dengan lisan kita, tapi ketika maut datang kita pun lupa.. tidak bisa mengingatnya, karena hati kita belum menghayati kalimat itu..

Tidak ada sesuatupun yg naik kelangit yang lebih agung dibanding dengan keikhlasan..Dan tdk ada sesuatupun yg turun ke bumi yang lebih agung dari taufiq Allah.. Sesuai kadar keikhlasan kita taufiq Allah kita dapatkan..

Salam pagi, Hasan Husen Assagaf

 

 


Jangan Mikirin Dunia

Mikirin cape.. sebab hidup itu singkat sementara targetnya banyak.. Lihat ke langit dan jangan lihat ke tanah..Kalau merasa jalan sudah sempit.. serahkan kepada yg di langit yg Maha Mengetahui yg gaib!.. dan ucapkan “Alhamdu lillah” atas apa saja..

Kapal Titanic dibuat oleh ratusan orang.. sedang kapal nabi Nuh dibuat hanya oleh satu orang.. Hasilnya.. Titanic tenggelam.. kelebu.. sedang kapal Nabi Nuh menyelamatkan umat manusia.. Taufik hanya dari Allah.. bukan dari orang..

Maka.. kalau umur sudah banyak.. berusahalah ikut naik ke kapal nabi Nuh..  kejarlah kafilah orang2 shalih.. jangan ikutin naik ke kapal Titanic.. dan jangan terlalu banyak  mikirin planet kecil ini..!

Salam pagi, Hasan Husen Assagaf

 

 


Apa Kata Salaf

Al-Hasan al-Bashri:

“Perbanyaklah Sahabat2  mukminun (orang orang beriman), karena mereka memiliki Syafa’at pada hari kiamat nanti”

Abul Hasan as-Syadzili:

“Jika ada musuh yg bisa mendekatkan kamu kepada Allah, maka hal itu lebih baik dari pada teman akrab yg menjauhkan kamu dari Allah”

Catatan ini kupersembahkan untuk sahabat2 ku yang tidak pernah lelah menebarkan kebaikan & kedamaian walau dihantam kerasnya ombak cemoohan disana-sini.

Semoga kita bisa menjadi sahabat yang saling asih.. saling asah dan saling Asuh, yg nanti saling asyik berjumpa di Jannatun-Na’im. Semoga menjadi lebih baik dan bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna

Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami)

 

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Catatan Dokter Howard Kelly

Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang kelaparan memberanikan diri untuk mengetuk pintu sebuah rumah untuk meminta makanan.

Keberaniannya lenyap saat pintu itu dibuka oleh seorang gadis muda. Ia tidak jadi meminta makanan dan hanya meminta segelas air.

Gadis itu tahu bahwa anak lelaki tersebut sebenarnya kelaparan, maka ia membawakan susu hangat segelas besar.

Anak lelaki itu meminum susu lalu bertanya, “Berapa harga susu ini?” Gadis itu menjawab, “Ibu mengajarkanku untuk tidak meminta bayaran atas perbuatan baik”  “Kalau begitu, aku sangat berterimakasih dari lubuk hatiku yang terdalam.”, jawab anak itu.

Tahun demi tahun berlalu, gadis itu telah tumbuh menjadi wanita dewasa, namun ia menderita penyakit kronis. Para dokter di kotanya telah memvonis mati dan angkat tangan terhadap penyakitnya. Ia pun dibawa ke rumah sakit di kota besar.

Dokter Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan medis. Howard Kelly mengenali wanita itu. Setelah melalui perjuangan panjang, wanita itu sembuh.

Saat menerima amplop tagihan dari rumah sakit, wanita itu ketakutan. Ia tahu tidak akan mampu membayar biayanya meskipun dengan mencicilnya seumur hidup.

Dengan tangan bergetar ia  membuka amplop itu, dan menemukan catatan di pojok tagihan: “Telah dibayar lunas dengan segelas susu.” (Tertanda Dokter Howard Kelly).

Apa hikmah yang dapat diambil:

Kisah nyata tentang Dr. Howard Kelly ini mengajarkan kepada kita, bahwa kita tidak akan pernah tahu apa yang bisa dilakukan oleh orang yang pernah kita bantu sebelumnya. Namun dengan ketulusan ingin membantu lebih dari yang orang tersebut inginkan, niscaya kebaikan itu akan kembali menjadi sesuatu yang baik juga kepada kita.

Tanamkan selalu kebaikan dalam pikiran dan tindakan kita, agar kita dapat menikmati buah dari kebaikan itu ketika tiba waktunya.

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Burung Elang

(Baca perlahan lahan)

Asal kita tahu. Bahwa Elang memiliki kisah inspiratif yang sangat keren dalam kisah perjalanannya sebagai seekor burung berjenis unggas ini. Ya, burung elang yang gagah perkasa itu dapat hidup hingga mencapai umur 70 tahun dalam periode kehidupannya.

Akan tetapi, agar mencapai umur sejauh itu seekor elang nan gagah perkasa harus membuat dan mengambil sebuah keputusan yang teramat sangat berat ketika umurnya menginjak yang ke-40 tahun.

Untuk diketahui, Ketika elang memiliki kisah inspiratif hingga berumur 40 tahunnya, kedua kaki cakarnya akan terlihat menua, paruhnya yang kokoh akan menjadi lebih panjang dan tampak bengkok hingga hampir menyentuh dada gagahnya.

Sayapnya yang kekar, akan menjadi beban yang sangat berat karena bulu-bulu indahnya telah tumbuh lebat nan tebal, sehingga sangat menyulitkan burung elang ketika hendak terbang.

Melihat kondisi burung elang pada saat itu, burung elang dipilihkan 2 pilihan dalam periode hebat kehidupannya:

Pilihan yang pertama adalah menunggu kematiannya datang perlahan-lahan, atau berani mengambil resiko untuk mengalami sebuah proses transformasi yang sangat panjang dan menyakitkan dalam durasi waktu yang sangat panjang, yaitu kurang lebih selama 150 hari.

Pada saat itu, burung Elang harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung nan tinggi untuk menemukan sebuah tempat yang ideal bagi proses transformasinya, dan kemudian memulai membangun sarangnya ditepi tebing jurang pegunungan, kemudian berhenti, bertapa dan menetap sementara waktu disana.

Pada saat itu, burung Elang harus tega terhadap dirinya sendiri. Elang perkasa yang memasuki periode itu, tentu akan kehilangan keperkasaannya. Dan saat bertapa dan menetap di lereng gunung itu akan mulai mematukkan paruh bengkoknya pada sebuah batu karang hingga paruh bengkoknya tersebut terlepas dari mulutnya.

Masih dalam keadaan bertama dan berdiam menunggu tumbuhnya paruh runcing yang baru. Dengan tetap sabar dan merasakan perihnya proses transformasi, menunggu paruh yang baru tumbuh dengan sempurna itu, sang Elang harus mencabuti satu persatu cakar-cakar tuanya dan ketika cakar-cakar yang barus mulai tumbuh lagi, ia akan berpindah ke badannya, kemudian mencabuti bulu-bulu yang menempel di badannya.

Kisah inspiratif yang cukup menggetarkan kita, setelah 5 bulan berlalu, di badan elang nan gagah itu akan tumbuh bulu-bulu baru nan indah. Elang nan perkasa terlahir kembali, dengan paruh runcingnya yang baru, dengan cakar-cakar kekarnya yang dapat mencengkram kencang setiap musuhnya dan tentu elang perkasa itu mulai dapat terbang kembali. Sang elang akan memulai kehidupannya, menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh pembaruan dan semangat yang berenegi.

Kisah inspiratif ini memberikan sebuah hikmah yang luar biasa kepada kita dalam menapaki kehidupan ini.

Pada suatu waktu, mungki kita juga harus mengambil sebuah keputusan yang teramat berat dan besar untuk memulai dan mengawali sebuah terobosan baru dalam proses pembaharuan.

Transformasi yang memaksa kita menanggalkan semua perilaku lama kita, agar kita mampu mencapai target dan tujuan yang lebih baik, lebih bermanfaat dan lebih berkah di masa depan. Itu semua dengan catatan kita bersedia membuka diri kita, menutup semua ego kita, mau belajar hal-hal yang baru, bersedia mendengarkan pengalaman-pengalaman baru, kemudian kita akan mampu mengembangkan kemampuan kita yang terpendam selama ini, menatap masa depan gemilang dengan penuh keyakinan dan keberhasilan

Rintangan yang paling besar biasanya berdiam didalam diri kita sendiri, kita harus yakin bahwa penguasa atas diri ini adalah kita sendiri. Sekali-kali jangan biarkan begitu saja masa lalu menumpulkan keyakikan dan mengendorkan semangat perjuangan kita.

Perubahan adalah hal yang pasti terjadi. Mari kita ambil pelajaran dari kisah inspiratif burung elang diatas.

Tidak ada yang mustahil bagi Allah..

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Burung Elang Bertengger

(Baca perlahan lahan)

Pada suatu hari, ada seorang raja menerima hadiah berupa dua burung elang yang sangat indah, keduanya merupakan burung yang paling indah yang pernah dia lihat.

Lalu dia memberikan dua burungnya ke seorang pelayan istana untuk dilatih.

Bulan demi bulan berlalu, dan sang pelayan memberitahukan sang raja bahwa salah satu burung elangnya terbang dengan anggun dan sangat tinggi di atas langit, tetapi burung yang satunya tidak bergerak sedikitpun.. ia bertengger di ranting semenjak hari pertama dia tiba.

Sang raja akhirnya menyerahkan tugas ini ke semua anggota pelayannya, di hari berikutnya, sang raja melihat dari jendela istana kalau sang burung ternyata masih belum bergerak dari tempat dia bertengger.

Setelah mencoba semuanya, sang raja berpikir:

“Mungkin saya butuh bantuan seseorang yang mengerti akar dari masalah ini.”

Lalu, dia meminta tolong ke pelayannya:

“Pergi dan carilah seorang petani.”

Di pagi harinya, sang raja akhirnya melihat burung elang yang satunya terbang lebih tinggi melewati kebun istana. Dia berkata kepada sang pelayan:

“Tolong bawa orang yang bisa membuat keajaiban ini.”

Sang pelayan dengan cepat mencari sang petani. Sang raja bertanya:

“Bagaimana kamu bisa membuat burung elang itu bisa terbang?”.

Dengan kepalanya yang membungkuk, sang petani berkata kepada sang raja:

“Sangat gampang, yang mulia, saya hanya memotong ranting dimana burung tersebut bertengger.”

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


 

Burung Elang dan Ayam

(Baca pelan2.. jangan serius ini kan cuman cerita..)

Alkisah pada suatu hari seorang peternak menemukan telur burung elang. Dia meletakkan telur burung elang tersebut dalam kandang ayamnya. Telur itu dierami oleh seekor induk ayam yang ada dikandang. Kemudian pada akhirnya telur elang tersebut menetas, bersamaan dengan telur-telur ayam lain yang dierami oleh induk ayam.

Elang kecil tumbuh bersama dengan anak-anak ayam yang menetas bersamaan dengannya. Dia mengikuti apa yang dikerjakan oleh anak-anak ayam tersebut, dia mengira bahwa dia juga adalah seekor ayam. Dia ikut mencakar-cakar tanah untuk mencari cacing dan serangga. Dia menirukan suara ayam, berkotek-kotek dan bermain bersama-sama anak ayam. Kadang dia mencoba mengepakkan sayapnya tapi sekedar untuk meloncat tidak berapa jauh, seperti yang biasa dilakukan oleh anak-anak ayam yang lain.

Pada suatu hari dia melihat burung elang terbang tinggi di atas langit. Burung itu terbang melayang dengan megah menantang angin yang bertiup kencang, tanpa mengepakkan sayap.

Burung elang yang dipiara ayam tersebut bertanya pada saudara ayamnya.. “Siapakah itu yang terbang tinggi?”

Temannya menjawab, dia adalah Elang, raja dari segala burung. Dia adalah mahluk angkasa yang bebas terbang menembus awan, kita adalah mahluk biasa yang tempatnya memang mencari makan di bumi, kita hanyalah ayam.

Akhirnya elang ini melanjutkan hidupnya sebagai ayam, sampai akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyadari siapa sejatinya dirinya, selain seekor ayam, karena itulah yang dia ketahui dan percaya sejak kecil.

Jadi kesimpulannya.. peran orang disekitar kita juga mempengaruhi pikiran pikiran kita dalam kehidupan ini…jika lingkungan memberikan opini positif maka kehidupan kita kan positif.. namun sebaliknya jika lingkungan kehidupan kita negatif maka opini yang ada dalam pikiran kita juga akan seperti “ayam ayam” di cerita di atas..

Salam pagi..Hasan Husen Assagaf

 

 


Orang Arab

Cukup lama ana bekerja di Riyadh di salah satu perusahaan besar Holding Group Company.. Dulu pertama ana masuk perusahaan ini kecil lalu berkembang pesat dan dalam jangka beberapa tahun menjadi perusahan besar yang bekapasitas pegawainya kurang lebih 700.. Ana berposisi di Riyadh.. Teman2 ana kebanyakannya dari negara Arab. seperti Saudi, Mesir, Yaman, dan lain-lain,

Yang sudah terbiasa mereka mempunyai karakteristik yang sama. Pertama, kalau berbicara biasanya dengan suara keras dan kadang2 meledak-ledak. Kedua, mereka sangat suka berdiskusi dan berdebat panjang tentang suatu masalah. Ketiga dalam mempertahankan pendapat, mereka cenderung untuk terus bertahan alias ngotot atau keras kepala (kepala batu) agar pendapatnya diterima.

Kadang kalau mendengarkan mereka berdebat dalam bahasa Arab, seperti orang yang sedang berkelahi. Perdebatan beragsung panjang dan lama. Namun setelah selesai berdebat, mereka seperti biasa kembali. Seolah-olah tidak terjadi suatu apapun, tapi ana tidak tahu apa isi hati mereka masing-masing.

Sifat-sifat seperti ini cenderung ada pada orang Arab. Makanya tidak heran, kalau terjadi konflik terus menerus di Jazirah Arab yang tidak berujung dan bertepi. Keengganan mereka untuk mengalah seolah-olah mencerminkan kekerasan hati mereka. Di balik itu, mereka sangat menghormati keputusan kepala kabilah yang sudah diambil walaupun harus mengalah. Mereka juga cenderung untuk tunduk pada keputusan yang diambil oleh pemimpinnya.

Dari situ semua, ana berpikir kenapa banyak agama-agama samawi lahirnya di tanah Arab? Dan kenapa banyak para nabi dan rasul diutus di negara Arab bukan di negara negara lainya, seperti di Eropaa, Amerika, Rusia, dll?. Ana terpikir mungkin karena Allah menetapkan mereka sebagai bangsa terpilih karena kekerasan dan kekuatan hatinya. Terpikir juga, kemungkinan apabila bangsa Arab sudah bisa kembali beragama seperti di zaman Nabi saw dan sahabatnya, maka seluruh dunia akan mengikutinya. Bukankah Allah menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi?

Salam… Hasan Husen Assagaf

 

 


Sok Hadrami

Ana kadang sok hadrami..  tapi jangan dibilang hadramisentris..ana  cuman berekspresi sebagai orang keturunan hadramut.. ana  lahir dan besar di Jakarta.. dari ibu bapak keturunan Hadramut.. sudah ditakdirkan jadi orang keturunan.. maka ga heran kalo ana mencintai dan mendalami budaya kakek2 ana.. siapa bilang hadramut itu tidak bagus.. kalau ana kambing ana nggak bakal jadi ayam.. kalau ana unta jangan meng-anjing-anjing-kan diri ana.. Kita memang disuruh hormatin siapa saja sesama manusia kok..!

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Agama Itu Nasehat

Walaupun kita sudah tua kita masih butuh nasehat.. butuh penasehat.. dalam urusan apa saja baik dunia atau akhirat kita butuh penasihat.. kenapa???

Seorang petinju profesional pasti memiliki pelatih yang baik.. Mohammad Ali petinju kelas berat memiliki pelatih. Padahal jika mereka berdua bertanding jelas Mohammad Ali-lah yang akan memenangkan pertandingan tersebut.

Mungkin kita bertanya mengapa dia butuh pelatih kalau jelas-jelas dia akan menang melawan pelatihnya?

Kita harus tahu bahwa Mohammad Ali butuh pelatih bukan karena pelatihnya lebih hebat.. namun karena ia butuh seseorang untuk melihat hal-hal yang “tidak dapat dia lihat sendiri”.

Dalam hidup, kita butuh orang lain, yang menasihati, yang mengingatkan, bahkan yang menegur jika kita mulai melakukan sesuatu yang keliru.. yang bahkan kita tidak pernah menyadarinya.

Kerendahan hati kita untuk menerima kritikan.. untuk menerima nasihat.. dan untuk menerima teguran itulah yang justru menyelamatkan kita.

Kita bukan manusia sempurna.. Biarkan orang lain menjadi “Mata” kita sehingga kita bisa melihat apa yang tidak bisa kita lihat dengan pandangan diri kita sendiri..

Salam pagi, Hasan Husen Assagaf

 

 


Hoax Juga Ada Pada Binatang

Bukan orang saja yang bisa berhoax.. binatang juga bisa. Simak cerita dibawah:

Diriwayatkan dari Imam Al-Bayhaqi :

Suatu ketika Nabi Sulaiman Bin Daud as berjalan melewati seekor burung pipit jantan yang sedang mengitari burung pipit betina. Nabi Sulaiman as  bertanya kepada sahabatnya : “Apakah kalian tahu apa yang dikatakan burung pipit jantan tersebut?”. Mereka menjawab : “Apa yang dikatakannya wahai Nabiyallah?”. Nabi Sulaiman as menjawab : “Dia sedang meminang burung pipit betina tersebut untuk dirinya seraya berkata : Menikahlah denganku, niscaya akan aku tempatkan engkau di sangkar manapun yang engkau inginkan di Damaskus”. Kemudian Nabi Sulaiman as kembali melanjutkan : “Sedangkan semua sangkar yang ada di Damaskus itu terbuat dari batu tidak ada seekor burungpun mampu untuk menempatinya, akan tetapi begitulah cara semua makhluk berbuat. Jangan kata manusia burung pipitpun ngomongnya besar”.

Disadur dari Kitab Qoshosh Al-Anbiya’ hal. 413, karya Imam Ibnu Katsir Ad-Dimasyqi

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


WA

Ini cerita dulu, waktu masih kerja. Setiap pagi abis shalat Subuh di masjid ana biasa ngaji dan wirid.. Lama-lama ana perhatiin diri ana lebih banyak baca WA dari wirid.. Banyak yg ngirim .. kalo senggang kosong ana jawab.. lain sama group anak dan istri ana .. atau group misanan Assegaf seumur ana.. atau dari kel Assegaf dan Alaidrus.. tentu itu ana ga bisa putusin bahkan sesempetnya ana langsung respon..

Anta ga percaya, ada group WA sehari lebih dari 50 posting dikirim.. baik berupa video, posting, berita, info atau makalah.. mana panjang2 lagi.. ana ga tau dari mana sumbernya.

Yang penting kita jangan main santap aja..kadang-kadang banyak hoaxnya.. apalagi perihal agama.. itu perlu sumber dan referennya..

Kadang2 ada info bagus diluar dari agama.. ini masih mending.. bakal hiburan.. tapi awas kalo yang berurusan dengan agama jangan asal caplok.. asal telen.. asal tenggak.. asal ngambil aja.. waspada!!!!..

Memang zaman sekarang ini banyak kiyai Google.. Habib WA.. Syeikh FB.. Ulama Twiter.. Ajengan Yahoo.. semuanya kita dapetin di zaman now yang serba canggih ini.. tapi harus berhati hati kalo hal yg berhubungan dengan agama apalagi hukum agama.. agama harus dari buku dan ahlinya.. Allah berfirman: “Tanya ahli ilmu kalau kalian tidak mengerti”… di luar agama buat ngabisin waktu sekali kali boleh aja.. yg penting antum dan kel ttp sehat dan selalu dpt rahmat.. amin .. doain ana di solat subuh..

Salam Hasan Husen Assagaf

 

 


Amanat Allah

Allah berfirman:

إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَن يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat lalim dan amat bodoh,” al-ahzab 72

Kalau kita sadar dan bener memegang amanat Allah, derajat kita akan lebih tinggi dari Malaikat.Tapi sebaliknya jika kita lalai dengan amanah-Nya, tenggelam kedalam arus deras, lupa akan Penciptanya.. maka kita akan menjadi makhluk paling rendah dan hina di muka bumi.

Manusia itu mempunyai akal untuk berfikir,

mempunyai hati untuk bercinta,

mempunyai tubuh untuk bergerak.

Kebutuhan akal adalah ilmu,

kebutuhan hati adalah cinta,

dan kebutuhan tubuh segudang engga bisa dihitung.

Manusia butuh makan, butuh minum. butuh istri butuh anak, butuh kedudukan, butuh kasih sayang, butuh menghirup udara segar, butuh tidur, butuh istirahat, butuh senyum, butuh salam, butuh menyayangi dan disayangi.. banyak kan?

Jika tidak dipenuhi kebutuhan akal, hati dan tubuh, manusia menjadi beringas. Jika kebutuhan mereka dipenuhi maka manusia akan sempurna. Jauh berbeda antara keberingasan dan kesempurnaan. Manusia walaupun berbeda cara berfikirnya, berbeda ras, nasab dan komunitas mereka berbeda, ia terbagi atas dua bagian.. hanya dua bagian tok.

Sekarang ini penduduk bumi terhitung tujuh miliar.. mereka tidak lebih dari dari dua bagian tersebut. Pertama: manusia mengenal Allah ia berjalan pada jalan yang benar maka akan selamat di dunia ini dan di akhirat. Dan kedua jauh dari jalan Allah, berpaling dari jalan yang benar, tidak mengnal Allah maka ia akan binasa di dunia dan di akhirat.. itu falsafat manusia hidup..

Salam.. Hasan Husen Assagaf

 

 


Pandito

Baru jum’atan… berkah dan penuh do’a..

Al-Hawi tempat berkumpul dan ibadah… yang menjadi permasalahan dewasa ini adalah yang dianggap Pandito adalah orang orang yang sebenarnya tak mempunyai kapasitas sebagai Pandito…

Karena yang dianggap Pandito tak lain hanya media masa yang tak lagi menjadi suara kebenaran.. melainkan pesan-pesan para pencari kekuasaan yang melahirkan Pandito2 picik di negeri yang kacau sekarang ini karna kita telah kehilangan petuah dari Pandito yang memang benar2 mempunyai kapasitas yg mestinya.

Tabik, Hasan Husen Assagaf

 

 


Jadikanlah Hamba-Mu Yang Sedikit

Pernah khalifah Umar ibn al-Khattab ra satu hari bertemu dengan seorang pria di pasar. Ia mendengar pria itu berdoa, begini doanya:

“Ya Allah jadikanlah aku dari hamba-hambaMu yang sedikit..”

Khalifah Umar berkata kepadanya: “Dari mana kamu dapatkan doa itu??”

Pria itu berkata: bahwa Allah berfirman dalam kitabNya yang mulia:

وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

“Sedikit dari hamba-hambaKu yang bersyukur”

Mendengar jawabannya, Sayyidina Umar Menagis. Lalu pria itu berkata: “Semua orang ingin seperti kamu Ya Umar.”

“Ya Allah jadikanlah aku dari hamba-hambaMu yang sedikit.”

Sekarang kalau kita perhatikan kalimat dalam al-Quran:

” اكثر الناس”

Artinya “kebanyakan manusia”.. kalau kita perhatikan lagi kita akan dapatkan kelanjutannya:

 

اكثر الناس لا يعملون

اكثر الناس لا يشكرون

اكثر الناس لا يؤمنون

Artinya:

“Kebanyakan manusia tidak berbuat”

“Kebanyakan manusia tidak tidak bersyukur”

“Kebanyakan manusia tidak titak beiman”

Dll

Begitu pula kalau kita periksa lagi dalam al-Quran kalimat

اكثرهم

 

Maka kita akan dapatkan kelanjutannya,

اكثرهم فاسقون

اكثرهم يجهلون

اكثرهم معرضون

اكثرهم لا يعقلون

اكثرهم لا يسمعون

Artinya

“Kebanyakan mereka fasiq”

“Kebanyakan mereka bodoh”

“Kebanyakan mereka berpaling”

“Kebanyakan merek tidak berakal”

“Kebanyakan mereka tidak mendengar”

Maka jadilah kita golongan yang sedikit sebagaimana firmannya:

ﻭﻗﻠﻴﻞ ﻣﻦ ﻋﺒﺎﺩﻱ ﺍﻟﺸﻜﻮﺭ

ﻭﻣﺎ ﺁﻣﻦ ﻣﻌﻪ ﺇﻻ‌ ﻗﻠﻴﻞ

ﺛﻠﺔ ﻣﻦ ﺍﻷ‌ﻭﻟﻴﻦ ﻭﻗﻠﻴﻞ ﻣﻦ ﺍﻵ‌ﺧﺮﻳﻦ

.

Artinya:

“Sedikit di kalangan hambaKu yang menjadi orang yang bersyukur” (Saba 13)

“Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit” (Hud 40)

“Segolongan besar dari orang2 dahulu dan segolongan kecil dari orang2 kemudian” (Al-Waqiah 13-14)

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 


Ass wr wb

Ini tulisan waktu ana masih berkerja di Riyadh..

Tadi waktu shalat subuh imam membaca surat alzumur… sampai ke ayat 38.. ayat ini hampir setiap hari ana baca yang merupakan salah satu dari 7 ayat ayat kifayah sebagai wirid harian. Waktu dibacakan ayat ini ana berasa seolah olah baru pertama kali mendengarnya. Cukup membuat ana terharu dengan bacaan imam. Ayat itu berbunyi:

وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ ? قُلْ أَفَرَأَيْتُم مَّا تَدْعُونَ مِن دُونِ اللَّهِ إِنْ أَرَادَنِيَ اللَّهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كَاشِفَاتُ ضُرِّهِ أَوْ أَرَادَنِي بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكَاتُ رَحْمَتِهِ ? قُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ ? عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُونَ

Artinya: Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?”, niscaya mereka menjawab: “Allah”. Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu banggakan (seru) selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan bencana (kesusahan) kepadaku, siapa yang dapat menghilangkan kesusahan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, siapa yang dapat menahan rahmat-Nya?. Katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku”. Kepada-Nya-lah bertawakkal orang-orang yang berserah diri. Alzumur 38

Percayalah jika kita beriman kepada-Nya.. Dia tidak akan menyia-nyiakan kita di Dunia atau di Akhirat nanti..

Salam pagi Hasan Husen Assagaf

 

 


Hikmah

Imam Yahya bin Muadz berpesan:

إِنْ لَمْ تَنْفَعْهُ فَلاَ تَضُرُّهُ، وَإِنْ لَمْ تُفْرِحُهُ فَلاَ تَغُمُّهُ، وَإِنْ لَمْ تَمْدَحْهُ فَلاَ تَذُمُّهُ

 

“Kalau engkau tidak sanggup membantu orang lain, jangan merugikan dia. Kalau engkau tidak sanggup menghibur orang lain, jangan membuat dia sedih. Kalua engkau tidak sanggup memuji orang lain, jangan mencelanya”.

 

Setuju kan…..?

Ibnu mas’ud semoga Allah meridhoinya menceritakan kepada Harits Ibnu Umairah suatu hadist berbunyi:

“jika umurmu panjang kelak akan tahu bahwa akan datang satu zaman dimana banyak ahli ceramah tapi sedikit orang alim, banyak peminta sedikit pemberi dan hawa napsu  mengalahkan ilmu”.

Ibnu Umairah bertanya: Ya Rasulullah kapan akan terjadi zaman itu?

Sabda nabi saw: Yaitu jika sholat tidak lagi diperhatikan, suap menyuap telah membudaya dan agama telah dijual untuk kepentingan dunia.. maka carilah keselamatan.. carilah keselamatan.(Imam Ghazali kitab Minhajul Abidin)

Sekarang zamannya..

Salam.. Hasan Husen Assagaf

 

 


 

Prasangka Baik

حسن الظن دليل على السعادة يرجى لصاحبه حسن الخاتمة عند الموت، وما يخسر صاحب حسن الظن وان اخطأ.

Prasangka baik adalah tanda kebahagiaan.. diharapkan dari seseorang yang berprasangka baik akan mendapatkan kebaikan (husnul khatimah) ketika wafatnya.. dan tidak akan pernah merugi seseorang yang berprasangka baik walau pun dia salah di dalam prasangkanya (Hb Abubakar bin Abdullah Alaidrus Al’adni)

Yang dimaksud perasangka disini adalah perasangka kepada Allah dan manusia.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ

Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah oleh kalian kebanyakan dari persangkaan (dzan) karena sesungguhnya dari prasangkaan itu merupakan dosa.. (Al-Hujurat: 12)

kemudian apa kata Nabi saw “Jauhilah prasangka (buruk)! karena prasangka (buruk) merupakan perkataan yang paling dusta.” (HR Bukhari Muslim)

Ingatlah apabila kita selalu berperasangka baik maka hal-hal baiklah yang akan kita jumpai setiap harinya. Dan ketika kita selalu berperasangka buruk maka hal-hal buruklah setiap harinya yang akan kita jumpai.. Karena sesungguhnya Allah akan memberi apa yang kita sangkakan.. maka berperasangkaan baiklah kepada Allah begitu pula kepada sesama muslimin, niscaya Dia akan memberi apa yang kita sangkakan.. Mudah mudahan kita dijauhkan dari prasangka dan pikiran buruk dan didekatkan selalu dari prasangka dan pikiran baik.. Amin

Tapi sayangnya,  di akhir zaman ini, kita sering menyaksikan tayangan-tayangan dan perbincangan yang mengarah pada buruk sangka kepada sesama manusia dan kaum Muslimin. Acara-acara ghibah yang dipoles menjadi gosip menjamur dimana-mana… Kita berusaha lari, tapi kita tetap dikejar. Kita sudah berusaha ngumpet, tapi kita tetap diburu. Hampir saja, kita tidak menemui tempat berlindung.

Salam pagi cerah, Hasan Husen Assagaf

 

 


 

 

Jangan Cari Pamer

Ass wr.. nt tahu kenapa setiap kita mau sholat sunnah kita dianjurkan untuk berpindah pindah tempat sholat? Hikmahnya adalah supaya semakin banyak tempat menjadi saksi atas sholat yang kita lakukan.

Lantai masjid jadi saksi.. karpet masjid jadi saksi.. sajadah yang kita jadikan alas untuk sholat jadi saksi.. semuanya kelak di akhirat akan menjadi saksi di hadapan Allah atas apa-apa yang telah kita kerjakan.

Luar biasa kan..

Mangkanya, rugi besar orang-orang yang beramal sembari sibuk mencari pamer.. supaya amalnya terlihat.. supaya amalnya terdengar.. supaya mendapat pujian.. supaya dibilang keren.. supaya dibilang hebat.. rugi besar energi yang telah ia keluarkan ketika ia beramal sedangkan yang ia cari adalah penilaian makhluk..

Padahal, tanpa ia sibuk mencari perhatian makhluk agar menyaksikan dia.. tanah yang ia pijak juga sudah jadi saksi.. baju yang ia kenakan sudah jadi saksi.. kendaraan yang ia gunakan sudah jadi saksi dan segala apa saja yang ia pakai waktu beramal sholeh nanti di akhirat akan bersaksi di hadapan Allah.. jadi engga sibuk perlu mencari pamer.. tapi lakukanlah dengan ikhlas.. semua akan jadi saksi dihadapan-Nya..

Salam pagi, Hasan Husen Assagaf

 

 


 

 

coba simak

Kalau kita ke pasar induk mau beli buah2an.. tentu harus beli satu pengki buah.. ga bisa kiloan.. dari satu pengki itu ada yg masih pentil.. ada juga yang bonyok.. dan rata2 semua bagus2.. tapi semua dihargain sama sepengki.. jadi yg bonyok dan yg pentil masauk dalam hitungan yg baik.. berkat kebanyakan yg baik.. begitu juga kl kita hadir di acara2 baik.. biarpun kita bonyok.. Allah akan masukan kita sama yang baik baik..

 

salam HHS

 

 


 

 

Ampunan Allah

Sebelum baca artikel di bawah.. sambutlah pagi dengan penuh rasa syukur.. karena masih diberi nafas gratis.. Dan jangan lupa kirim alfatihah buat orang2 yg kita cintai.. orang tua kita.. karabat kita dan para ahli kubur

Kalau mau dicintai Allah.. belajar memperbaiki diri..

Walaupun kita ahli maksiat.. Allah tetap manggil kita “abdun” (hamba)… walaupun dosa kita setinggi gunung.. tapi ampunan-Nya lebih luas dari dosa kita.. ampunan-Nya seluas langit dan bumi.. Dengan bertaubat nashuha.. Allah gugurkan semua dosa-dosa..

Allah bukan seperi manusia.. manusia kalau kita berbuat berbuat baik 100 kali.. lalu berbuat jelek satu kali.. dia akan melihat jeleknya.. Tapi Allah kalau kita berbuat jahat 100 kali.. lalu bertaubat satu kali.. Dia akan melihat taubatnya.. Allah sangat mencintai banget tuh..

Ketuk pintu-Nya berkali-kali.. jangan bosan.. jadilah seperti hujan yang ga takut jatuh ber kali-kali.. atau seperti rumput walau diinjak.. dipotong.. dihancurkan.. namun tetap muncul lagi lebih hijau lebih subur..

Semoga kita setegar Ali bin Abi Thalib mantu Nabi.. sesabar Hasan dan Husen cucu Nabi.. setabah Fatimah putri Nabi.. semulia Khadijah binti Khuwailid istri Nabi yang tidak pernah dimadu..

Ya Allah jadikanlah hati- hati kami bersih yang terpancar di wajah2 kami.. wahai hati bebaskanlah dirimu dari penyakit hati.. 99x amiiin

Salam pagi Hasan Husen Assagaf

 

 


 

Jangan Menghakimi Orang

Jangan menghakimin orang masuk neraka.. karena surga dan neraka milik Allah.. hanya Dia yg tahu siapa yg masuk neraka atau surga

Kita ga pernah tau orang yg kita vonis masuk neraka.. diakhir ajalnya.. kalau Dia berkehendak yang kita vonis neraka meninggal khusnul khotimah..

masuk surga karena rahmat.. bukan amal kita..
dan yg akhir itu lebih baik dari pada permulaan

Jalan menuju hidayah kuncinya hijrah..

Ada orang yg membunuh 100 orang… rajin mabok.. suka berzinah.. buruk tindakannya..

Tiba2 dia berubah.. mendapat hidayah..

Ketika dalam perjalanannya berhijrah ke kampung religius.. malaikat maut menjeputnya..

Maka setiap langkahnya menuju hijrah di hitung langkah surganya..

Allah pun menempatkan dirinya di surga..

Hidayah itu dicari bukan di tunggu..

Baca surat an Nisa’, 100:

“Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Salam HHS

 

 

 


 

 

Selamat Jalan Guru Guru-ku

                 

Kita baru saja ditinggalkan guru-guru kita.. penuntun kita.. pemberi cahaya ilahi kepada kita.. beliau2 adalah.. Habib Salim bin Abdullah As-Syatry.. Habib Idrus bin Abdullah Bin Sumaith.. Habib Abdullah bin Muhammad Bin Syahab.. mereka adalah pembawa bendera dan cahaya Nabi..

Sekarang kita bicara tentang cahaya dan mereka semuanya bermimpi cahaya yg mengajak mereka pergi ketempat terindah dimana mereka menemukan kebahagiaan yg mereka cari selama ini..

Kita iringi kepergian mereka dengan lantunan surat Al-Mulk.. kita iringi dengan istigfar.. dengan salawat.. dengan ayat kursi.. surat Ikhlash.. surat Falaq..dan surat Nas.. dan
“Laa illaha illallaah” diulang berkali-kali.. di tempat kediaman Habib Abdurahman bin Syeikh Alattas.. asem baris..

Semoga mereka bebas dari siksa kubur.. dilapangkan dan diberi cahaya surga indah seperti taman surgawi serta surga tertinggi tempat tinggal mereka.. bersama datuk mereka Muhammad bin Abdillah saw..

Kami berbuat semua itu.. kami terasa kehilangan cahaya mereka yang bisa menembus hati sanubari.. karena rasa cinta kami pada mereka.. seluas langit dan bumi serta samudera..

Istirahatlah dengan tenang kami selalu berdoa yg terbaik untuk antum karena kami inginkan surga tertiinggi tempat tinggal antum semua..

Selamat tinggal sayang.. kita akan bertemu di surga karena antumlah pangeran surga kami..

Renungkan apa kata baginda Nabi saw:

“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan mencabutnya dari manusia.. tetapi Allah mencabut ilmu dengan mematikan para ulama.. sehingga apabila sudah tidak ada lagi orang alim.. maka manusia akan mengangkat pemimpin-pemimpin yang jahil.. yang kalau ditanyai tentang ilmu.. merekapun memberikan fatwa tanpa ilmu.. Akhirnya mereka sesat dan menyesatkan.”
(HR Bukhari Muslim)

Salam pagi..Hasan Husen Assagaf

jakarta, 9 Maret 2018

 


 

 

Pagi Semangat..

Ass wr wb..

Pagi penuh berkah.. kita sambut dengan cerah.. rasa syukur dan pasrah.. karena masih diberi umur panjang yg barkah.. bisa nafas free dan cuma cuma..

 

Saudara.. Ingat lima perkara sebelum lima perkara..

》Kaya sebelum miskin
》Sehat sebelum sakit
》Muda sebelum tua
》Lapang sebelum sempit
》Hidup sebelum mati

 

Ada lagi yang perlu diingat:

– Salah bisa diperbaiki…
– Gagal bisa diulangngi..
– Jatuh bisa bangun lagi..
– Menyerah selesai.. berarti mati..

namun jangan sampai menyerah.. menyerah adalah putus asa berarti gagal fatal..

– Niat karena Allah dan ikhlas insya-Allah sukses dunia akhirat..
– Jangan takut dengan keritikan orang.. karena keritikan adalah pujian yang tersebunyi..

Allah berfirman:

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (Al-Ashr)

Pagi Semangat, Hasan Husen Assagaf

 

 


 

 

Jangan Mencela..

Ass wr wb..

download (1)Luar biasa awal rajab.. penuh semangat.. penuh berkat.. jangan ngedumel.. jangan ngegeremet.. kalo mau hidup selamet.. kita sambut dengan cerah.. rasa syukur dan pasrah.. karena masih diberi umur panjang yg barkah.. bisa nafas free dan cuma cuma.. ucapkan selalu:

*Alhamdu..lillah*

Sepengetahuan ana.. ana belum pernah denger enjid ana Habib Zen bin Abdullah Alaidrus Krukut.. mencela atau menjelekan seseorang.. apa lagi memcaci.. Kalau beliau kesel sama seseorang.. beliau cukup berkata: “Allah yahdih” artinya semoga dia diberi petunjuk..

Kalau kita melihat temen mencela atau menjelekan saudaranya ketahuilah bahwa dia itu pengikut hawa nafsunya.. jangan dijadiin temen.. jauhin dia..

Coba tanya sama orang yang tukang cela: apakah kita mencela mendapat pahala??.. Tidak. Ga dapet pahala.. Dosa yang didapet.. tapi kalo kita doain itu temen.. dapet pahala tidak?? Dapat..

Kalo kita cela saudara kita.. bisa berobah apa kaga? Ga beroba.. sekarang kalo kita doain saudara kita.. bisa berobah apa kaga?? Bisa… Terus kenapa kita ga doain?? .. Ya Allah berilah petunjuk.. berilah hidayat agar saudara kita bisa berobah.. Kalo kita doain.. kita dapat pahala dan kemungkinan besar saudara kita bisa berobah..

Tidak ada yg mustahil bagi Allah..
Allah cukup bilang: “KUN”.. selesailah masalahnya..

Tabik pagi..Hasan Husen Assagaf

 

 


 

 

Buta Hati

Buta hati itu penyakit.. Banyak orang yang mengendap penyakit ini.. tapi dia ga tahu bahwa dirinya buta hati.. Kalau didiamin.. lama kelamaan penyakit itu berkembang menjadi penyakit yang lebih parah dan serius..

Jadi menurut cara pandang yang benar.. kalo orang sakit itu harus diobatin.. sayangnya banyak orang sakti semacam itu dia ga tahu bahwa dirinya sakit.. dan ga mau cari obat.. akhirnya kalau didiamin terus menerus penyakit ini bisa merusak lingkunan..

Buta hati ga ada obatnya kecuali rumusan kitab suci. Imam Ghozali bilang: bahwa membaca kitab suci dengan bacaan khusyu’ dan mendalam bisa menghapus duka… didalam kitab suci, ada ramuan ramuan gaib dan kekuatan sabda yang mampu membuat hati yang buta menjadi bercahaya..

Makanya.. kekurangan membaca kitab suci membuat hati gampang dihinggapi penyakit yang bisa membutakan hati..
Sudahkah baca al-Qur’an hari ini??…. 🕋

Salam pagi, Hasan Husen Assagaf

 

 


 

 

 

Rejeki Itu Karena Kasih Sayang Allah…

Kalau rejeki itu diukur dari kerja keras.. maka kuli bangunanlah yg akan paling kaya..

Kalau rejeki itu ditentukan dari waktu kerja.. maka warung kopi yang buka 24 jam lah yang paling kaya..

Kalau rejeki itu milik orang pintar maka dosen yang gelarnya panjang yang paling kaya…

Kalau rejeki itu karena jabatan maka presiden dan raja lah orang yg menduduki 100 orang terkaya di dunia..

Rejeki itu karena kasih sayang Allah…

Mengejar rejeki.. jangan mengejar jumlahnya.. tetapi berkahnya.. itu kata mantu dan misan Nabi saw.. Ali bin Abi Thalib..

Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya seperti ia lari dari kematian.. maka rezekinya akan mengejarnya.. sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.. (HR Ibnu Hibban)

Miskin kaya sudah ada yang ngatur.. Abdurahman bin Auf ra.. sahabat Nabi saw.. selalu gagal jadi orang miskin..

Suatu ketika Rasulullah saw bersabda: Abdurrahman bin Auf ra orang paling akhir masuk surga.. karena terlalu kaya.. orang paling kaya paling lama dihisab..

mendengar sabda ini.. Abdul Rahman bin Auf ra pun berfikir keras.. bagaimana agar bisa jadi miskin supaya masuk surga lebih awal..

Setelah Perang Tabuk.. kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk.. harganya jatuh… Abdurrahman bin Auf ra memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi dengan harga kurma bagus.. supaya jatuh miskin..

Sahabat bersyukur.. kurma busuknya laku dibeli Abdurrahman bin Auf dengan harga bagus..
Abdurrahman bin Auf ra pun juga gembira karna kepingin rugi dan jatuh miskin..

Masya Allah.. dahsyat.. hebat luar biasa.. Namun… rencana Allah itu terbaik..

Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita.. Raja Yaman mencari kurma busuk.. di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular.. dan obat yang cocok adalah *kurma busuk*!

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdurrahman bin Auf ra dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa.

Allahu Akbar.. Orang lain berusaha keras jadi kaya.. Sebaliknya, Abdurrahman bin Auf berusaha keras ingin jadi miskin tapi selalu gagal…

Semoga kita lebih mengutamakan urusan Allah ketimbang urusan dunia.. amiin.

Barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat.. Allah akan mengumpulkan urusannya menjadikan kekayaan di hatinya.. dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina.. (HR. Ibnu Majah)..

Salam pagi.. Hasan Husen Assagaf

 

 

 


 

 

 

Karamah..

Kalo kita liat ada orang bisa jalan di atas air.. atau terbang di udara.. jangan keburu-buru menganggapnya sebagai wali.. karna setan.. iblis.. atau jin.. bisa juga jalan di atas air dan terbang di udara..

Jadi untuk mengukur seseorang punya keramat yaitu dengan istiqamahnya.. dengan mengikutinya ajaran yg benar..

Cerita tentang karamah yakni agar kita jangan sampai tertipu dengan segala keanehan dan keunikan.. karena bagaimanapun juga karamah adalah anugrah murni.. atau pemberian pure dari Ilahi.. bukan suatu keahlian atau skill.. Karena itu jangan pernah berpikir atau berniat untuk mendapatkan karamah dengan melakukan ibadah atau wiridan-wiridan.. dan karamah yang paling mulia dan tinggi nilainya adalah istiqamah di jalan Allah itu sendiri..

Kalau ada orang mengaku dirinya punya karamah tetapi salatnya tidak karuan.. amalannya ngaco.. maka itu bukan karamah.. tapi la’amah (perbuatan tercala)..

Salam pagi.. HHS

 

 


 

 

Kesempatan itu Golden Moment

Seorang manager yang memiliki gaji 100 juta perbulan lagi berdiri di tepi pantai dan memandang ke arah laut.. ia melihat seorang nelayan parkirin perahunya…

Kemudian terjadi dialog..

*Manager*: Berapa lama waktu yang anda habiskan untuk menangkap ikan sebanyak ini?

*Nelayan*: Tidak lama.. cukup 5 jam..

*Manager*: Mengapa tidak pergi lebih lama lagi dan menangkap lebih banyak lagi?..

*Nelayan* : Ini sudah cukup buat keluargaku..

*Manager* : Apa yang anda lakukan diluar menangkap ikan?..

*Nelayan*: Bermain dengan anak-anakku.. tidur siang.. makan siang bersama keluargaku.. mengantar dan jemput anak ke sekolah.. ngobrol dengan teman-temanku.. ya begitu.. hidup yang aku nikmati..

*Manager*: Aku punya ide untuk membantumu.. Aku lulusan master dari Amerika.. saranku.. habiskan waktumu lebih banyak utk menanggkap ikan.. beli perahu yang lebih besar.. dapat lebih banyak uang.. beli lagi beberapa perahu.. Jangan jual ikan keperantara.. jual langsung ke pengolahan sampai Anda memiliki pabrik sendiri..
Kendalikan produk.. distribusi dan produksinya…
Setelah itu anda pindah ke kota besar.. kemudian ke luar negeri untuk mengembangkan usaha ini…

*Nelayan* : Menarik.. Tapi berapa lama waktu yg dibutuhkan supaya aku bisa seperti itu?..

*Manager* : 15 tahun paling cepat.. 20 tahun paling lambat..

*Nelayan* : Setelah itu pak..

*Manager* : Inilah bagian yang paling menarik..
Anda bisa menjual saham perusahaan di bursa dan menghasilkan uang miliaran…

*Nelayan* : Wah.. dahsyat.. miliaran ya..
Lalu apa setelah itu Pak?..

*Manager* : Lalu.. Anda bisa istirahat dan pulang ke rumah..
pindah ke desa kecil di tepi laut.. memancing.. bermain dengan anak-anak.. tidur siang.. makan bersama istri.. mengantar anak ke sekolah.. serta ngobrol dengan teman2 dekat..

*Nelayan* : Oooooooh.. gitu ya pak.. kalau tujuan akhirnya cuma itu.. sekarang saya sudah mendapatkan apa yang saya inginkan.. kalau menunggu 20 tahun lagi.. anak-anak saya sudah besar..
jadi gak mungkin lagi saya bermain dan mengantar mereka ke sekolah..

Dialog selesai..

Pesan dari Nelayan:
Jangan lewatkan golden moment bersama anak anak.. keluarga.. dan handai tolan..
Karena hal indah ini tidak terulang dua kali..

Kata pepatah arab:
الفرصة لا تتكرر..
Artinya: kesempatan itu tidak terulang dua kali..

Salam pagi, HHS..

 

 


 

 

Ghirah (Cemburu Agama) 

Satu kali ana dengar berita seorang pemuda Saudi divonis hukum mati pancung.. Salahnya karna ia membunuh adik perempuannya.. Sebabnya adiknya telah membuat malu keluarga (berbuat onar).. malu tercoreng di muka keluarganya.. Ia sembelih adiknya.. Maka pemuda yang membunuh adiknya divonis mati…

Ini namanya cemburu agama atau boleh juga dibilang ghirah..

Pada negeri-negeri yang berkebudayaan islam seperti di Saudi yang belum dirusakkan oleh kebudayaan barat.. masih ada jiwa cemburu atau ghirah.. karena tidak ada malu yang lebih dari itu..

Kalo malu tidak ditebus.. maka hinalah namanya dan nama keluarganya.. keturunan demi keturunan…

Jadi buat mencuci malu ini hanyalah satu saja.. yaitu darah.. Maka masyarakat saudi tidak menghina orang yang dibui atau dipancung lantaran menebus malu itu..

Jadi kalau cemburu sudah hilang.. bertakbirlah empat kali yaitu solatilah janazah baginya.. anggap sudah mati.. lalu masukkan ke dalam kurung batang dan antarkan ke kuburan…

Kalau masih ada pemuda islam yang merasa bangga dibui 10 tahun karena cemburu akibat saudara perempuannya diganggu.. pertanda bahwa sesungguhnya islam belum dikalahkan..

قوا انفسكم واهلكم نارا..
“Jagalah diri kamu dan keluarga kamu dari api neraka”

Ini yg penting ana sampaikan pagi ini..

 

Salam, Hasan Husen Assagaf

 

 

 


 

Adzan…

Artikel ini sengaja ana tulis waktu terjadi heboh tentang puisi yang dibacakan Ibu Sukmawati 27 Maret 2018 yang mencoreng nama Islam. Puisi itu viral di medsos yang masyarakat juduli “Konde dan Adzan”

Kalau di sini kita mendengar suara adzan hanya di masjid-masjid atau di surau-surau saja.. Tapi di Saudi, sepengetahuan hidup ana di sana,.. suara adzan didengar di setiap waktu.. bukan hanya di masjid-masjid atau di surau-surau.. tapi didengar di mana saja..di mall-mall besar.. di supermarket2 besar.. di kantor-kantor pemerintah dan suasta..

Dengan terdengarnya adzan semua kegiatan stop.. berhenti spontan.. kita bukan hanya mendengar merdunya suara adzan saja.. tapi solat pun di tempat2 itu ditegakan.. ini syiar yg patut ditiru..

Ana pernah dengar seorang bule masuk islam.. karena ditolak ingin masuk belanja di salah satu toko setelah suara adzan dikumandangkan.. dan harus menunggu sampai selesai solat didirikan.. luar biasa kan!!!

Jadi, bukan hanya bangga dengan merdunya suara panggilan adzan.. tapi akan lebih bangga lagi jika kita penuhi panggilan itu…

Salam pagi, Hasan Husen Assagaf

 

 

 


 

 

Amalan Akhir Jum’at Bulan Rajab

بسم الله الرحمن الرحيم

Sekedar mengingatkan.. dan kita hidup harus saling mengingatkan..

Sekarang tg 20 Rajab.. jum’at depan 26 Rajab yaitu akhir jum’at bulan Rajab..

Salah satu faidah sangat besar jika dilakukan pada akhir jum’at.. pada bulan Rajab.. yaitu bertepatan pada tanggal 13 april 2018 (26 rajab 1439H)

Ada amalan atau faedah Sheikh Ali Al-Ajhuri diambil dari kitab “Kanzun Najah Was Surur” karya Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Qudsi.. ini amalan selalu dilakukan oleh para salaf2 kita yang salih dan Habib Anis bin Alwi Al-Habsyi (Solo) selalu berwasiat agar kita melakukannya..

Yaitu: barang siapa membaca di akhir jum’at bulan Rajab di saat khatib di atas mimbar.. ada juga yg meriwayatkan di saat khatib duduk antara dua khutbah:

*أحمد رسول الله*
*محمد رسول الله*
*Ahmad rasulallah*
*Muhammad rasulallah*

sebanyak 35 kali.. maka insya Allah rizki (dirham atau uang) nya akan mengocor terus tidak putus2 pada tahun itu..

Wallahu’alam.. Hasan Husen Assagaf

 

 


 

Iklan
 
%d blogger menyukai ini: